Pencarian

Googlebooks Murah Dikonfirmasi Hadir, Sinyal Google Mulai Tinggalkan Chromebook?

Minggu, 31 Mei 2026 • 00:52:01 WIB
Googlebooks Murah Dikonfirmasi Hadir, Sinyal Google Mulai Tinggalkan Chromebook?
Google konfirmasi rencana menghadirkan Googlebooks versi murah sebagai pelengkap Chromebook.

KALIMANTAN TENGAH — Selama ini Chromebook identik dengan laptop murah untuk sekolah dan pengguna kasual. Tapi pernyataan terbaru dari Google justru mengancam posisi lini produk itu. Dalam wawancara dengan Chrome Unboxed, VP dan GM ChromeOS John Maletis mengungkapkan bahwa meskipun Googlebooks perdana akan menjadi produk premium, versi yang lebih murah sudah masuk peta jalan perusahaan.

"Kami selalu ingin menghadirkan teknologi yang memungkinkan siapa pun untuk produktif dan mengakses informasi, terlepas dari harganya. Jadi, seiring waktu, harga akan turun. Tapi untuk perangkat pertama, itu benar-benar premium," ujar Maletis.

Dari Premium ke Terjangkau: Strategi Dua Langkah Googlebooks

Googlebooks pertama kali diumumkan awal bulan ini sebagai laptop bertenaga Gemini yang berbasis Android. Posisinya langsung ditempatkan di segmen flagship, bersaing dengan laptop Windows premium dan MacBook. Langkah ini memicu pertanyaan: kalau Googlebooks sudah ada, buat apa Chromebook?

Pernyataan Maletis menjadi jawaban pertama yang gamblang. Googlebooks tidak akan berhenti di segmen atas. Perusahaan secara eksplisit menyebut akan "turun" ke rentang harga yang lebih rendah seiring waktu. Artinya, Googlebooks dan Chromebook suatu hari nanti bisa bertarung di pasar yang sama.

Bukan Lagi Butuh Chromebook?

Jika Googlebooks benar-benar masuk ke kelas harga yang sama dengan Chromebook, perbedaan di antara keduanya akan kabur. Apalagi Googlebooks menawarkan keunggulan tambahan: aplikasi Android native, fitur AI Gemini, dan pengalaman laptop yang lebih modern. Dalam skenario ini, Google mungkin tidak lagi membutuhkan Chromebook sebagai tulang punggung segmen pendidikan dan komputasi murah.

Meski begitu, Google belum akan mematikan Chromebook dalam waktu dekat. Maletis menegaskan bahwa perangkat Chromebook baru masih akan diluncurkan hingga tahun depan. Perangkat yang sudah beredar tetap mendapat pembaruan perangkat lunak jangka panjang. Google juga akan memberikan opsi bagi sebagian Chromebook untuk bertransisi ke pengalaman Googlebooks.

Bukan Sekadar Ganti Nama, Tapi Strategi Jangka Panjang

Yang menarik, kombinasi pernyataan ini membuat Googlebooks terdengar seperti strategi laptop jangka panjang Google—bukan sekadar lini produk baru. Alih-alih mempertahankan dua platform (ChromeOS dan Android untuk laptop), Google tampaknya mulai menyatukan arah. Googlebooks, yang lahir dari Android, perlahan akan mengambil alih peran yang selama ini diisi Chromebook.

Bagi pengguna Indonesia, kabar ini patut dicermati. Chromebook selama ini cukup populer di kalangan pelajar dan institusi pendidikan karena harganya yang ramah kantong. Jika Googlebooks versi murah benar-benar hadir dengan harga yang kompetitif, konsumen lokal bisa mendapatkan perangkat yang lebih kaya fitur—termasuk akses penuh ke ekosistem aplikasi Android dan kecerdasan buatan Gemini—tanpa harus merogoh kocek lebih dalam.

Belum ada kepastian kapan Googlebooks murah akan meluncur atau berapa kisaran harganya. Tapi satu hal mulai jelas: era Chromebook sebagai satu-satunya laptop murah buatan Google mungkin akan segera berakhir.

Bagikan
Sumber: androidauthority.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks