Pencarian

Pemkot Palangka Raya dan Yayasan Borneo Nature Indonesia Tebar 6.900 Bibit Pohon, Perkuat Kolaborasi Lingkungan

Minggu, 19 Juli 2026 • 12:58:31 WIB
Pemkot Palangka Raya dan Yayasan Borneo Nature Indonesia Tebar 6.900 Bibit Pohon, Perkuat Kolaborasi Lingkungan
Pemkot Palangka Raya bersama Yayasan Borneo Nature Indonesia menyiapkan 6.900 bibit tanaman ekologis dan ekonomis untuk program penghijauan kota.

PALANGKA RAYA — Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga konservasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendorong pembangunan berwawasan ekologis. Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyebut sinergi ini memperkuat komitmen bersama dalam pelestarian hutan, rehabilitasi lahan, hingga pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan," ujar Fairid di Palangka Raya, Sabtu.

6.900 Bibit Tanaman Ekologis dan Ekonomis Disiapkan

Ketua YBNI, Pietra Widiadi, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan ribuan bibit sebagai bagian dari dukungan terhadap program penghijauan kota. Bibit yang disediakan terdiri dari berbagai tanaman bernilai ekologis dan ekonomis, seperti petai, matoa, jengkol, dan asam.

CEO Yayasan Borneo Nature Indonesia, Anton Nurcahyo, menambahkan bahwa pemilihan jenis tanaman didasarkan pada ketersediaan bibit, kebutuhan masyarakat, serta kesesuaian dengan karakteristik lahan yang akan ditanami.

Tak Sekadar Penghijauan, Ada Sistem Peringatan Dini Karhutla

Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon. Anton menjelaskan, dukungan YBNI juga mencakup penguatan kebijakan publik di bidang lingkungan, pencegahan karhutla melalui pengembangan early warning system bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga pendampingan pengelolaan perhutanan sosial bersama Dinas Lingkungan Hidup.

Salah satu contoh kolaborasi lintas wilayah dilakukan di kawasan hutan adat Mungku Baru. Meski secara administratif berada di Kabupaten Gunung Mas, pengelolaannya melibatkan masyarakat Kota Palangka Raya, sehingga sinergi diperlukan untuk menjaga kelestarian kawasan.

Wujud Implementasi Semangat HUT Kota Palangka Raya

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi semangat kolaborasi yang diusung dalam peringatan HUT Kota Palangka Raya tahun ini. Menurutnya, keterlibatan lembaga konservasi akan memperkuat berbagai program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

YBNI juga mendukung upaya adaptasi perubahan iklim melalui pengembangan Desa Program Kampung Iklim (ProKlim), peningkatan kapasitas masyarakat, serta kegiatan konservasi berbasis masyarakat lainnya.

Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks