PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan komitmen menjaga warisan budaya. Ajakan itu ia sampaikan di hadapan pengurus dan anggota GERDAYAK Indonesia yang memperingati hari jadi ke-16 organisasi tersebut.
“Sebagaimana petuah orang tua Dayak, Danum itah, petak itah, harus itah jaga. Air dan tanah adalah amanah yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,” ujar Agustiar dalam sambutannya.
Penghargaan “Tingang Menteng Bapenyang Simpei” untuk Pangdam dan Kapolda
Puncak acara perayaan ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada dua pejabat Forkopimda Kalteng. Pangdam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, dan Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menerima Tanda Penghargaan, Medali Penghormatan, serta Piagam GERDAYAK Indonesia “Tingang Menteng Bapenyang Simpei” dari GERDAYAK Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah. Pemberian penghargaan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara organisasi masyarakat dengan aparat keamanan.
Fokus GERDAYAK: Pendidikan dan Penguatan SDM Dayak
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat GERDAYAK Indonesia, Yansen A. Binti, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjaga persatuan bangsa dan menjunjung tinggi hukum adat. Ia menyebut peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Dayak menjadi salah satu fokus utama ke depan.
“Penguatan SDM menjadi kunci dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah di masa depan,” kata Yansen.
Menurutnya, upaya itu diwujudkan melalui dorongan terhadap akses pendidikan yang lebih luas, termasuk kesempatan mengikuti pendidikan kedinasan dan berbagai program pendidikan terencana lainnya. GERDAYAK juga berkomitmen mendukung program strategis pemerintah pusat maupun daerah.
Warisan Terbesar: Nilai Kebaikan dan Persatuan
Gubernur Agustiar menambahkan, warisan terbesar yang dapat ditinggalkan kepada generasi mendatang bukanlah materi, melainkan nilai-nilai kebaikan, persatuan, keteladanan, dan semangat pengabdian. Ia menekankan bahwa persatuan merupakan modal utama mewujudkan Kalimantan Tengah yang Berkah, Maju, Sejahtera, dan Bermartabat.
Acara tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dr. Linae Victoria Aden, perwakilan instansi vertikal, kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kalteng, serta Dewan Pimpinan Kabupaten GERDAYAK Indonesia se-Kalimantan Tengah.