Pencarian

Sambut Iduladha, PHBI Kotim Imbau Masyarakat Jaga Ketertiban saat Takbiran Keliling

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:08:25 WIB
Sambut Iduladha, PHBI Kotim Imbau Masyarakat Jaga Ketertiban saat Takbiran Keliling
PHBI Kotim imbau masyarakat jaga ketertiban saat takbiran keliling menyambut Iduladha.

SAMPIT — Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kotawaringin Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan takbiran secara khusyuk. Imbauan ini ditekankan agar kegiatan menyambut hari raya kurban tidak menimbulkan gangguan terhadap ketertiban dan keamanan lingkungan.

Ketua PHBI Kotim, melalui surat edaran yang diterbitkan pekan ini, meminta setiap kelompok takbiran untuk tetap mengedepankan nilai-nilai ibadah. Suasana malam Iduladha diharapkan menjadi momen refleksi dan kebersamaan, bukan ajang konvoi yang berpotensi mengganggu pengguna jalan atau warga sekitar.

Apa Isi Imbauan PHBI untuk Warga?

Dalam edaran tersebut, PHBI Kotim secara spesifik meminta masyarakat membatasi volume pengeras suara saat takbiran keliling. Hal ini untuk menghindari kebisingan yang bisa mengganggu warga yang sedang beristirahat, terutama lansia dan anak-anak.

Selain itu, peserta takbiran diimbau tidak menggunakan knalpot brong atau kendaraan yang dimodifikasi hingga menimbulkan suara berlebihan. Rute pergerakan kelompok takbiran juga disarankan untuk dikoordinasikan dengan aparat keamanan setempat agar tidak memacetkan arus lalu lintas di titik-titik padat seperti Jalan Jenderal Sudirman dan kawasan Pasar Besar Sampit.

Mengapa Imbauan Ini Penting Disosialisasikan?

Pengalaman tahun-tahun sebelumnya mencatat sejumlah keluhan warga terkait takbiran keliling yang berujung pada kemacetan panjang dan keributan antar-kelompok pemuda. PHBI ingin memastikan momen Iduladha tidak tercoreng oleh insiden yang merusak kekhidmatan ibadah.

"Kami mengajak masyarakat melaksanakan takbiran secara khidmat dan menjaga suasana tetap aman serta tertib," demikian bunyi pernyataan resmi PHBI Kotim. Imbauan ini juga menekankan pentingnya toleransi antar-umat beragama di Kotawaringin Timur yang dikenal heterogen.

Apa Langkah Selanjutnya?

PHBI Kotim berencana berkoordinasi dengan Satpol PP dan Kepolisian Resor Kotawaringin Timur untuk melakukan patroli pengamanan pada malam takbiran. Pengawasan akan difokuskan di titik-titik yang rawan terjadi pelanggaran lalu lintas dan kerumunan massal.

Masyarakat yang ingin melaksanakan takbiran keliling diminta melaporkan rute dan jumlah peserta ke kelurahan atau kantor kecamatan terdekat. Langkah ini, menurut PHBI, untuk memudahkan pemantauan dan antisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama perayaan berlangsung.

Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks