KALIMANTAN TENGAH — Laporan tentang perubahan warna layar Galaxy S26 Ultra pertama kali muncul di forum Reddit, forum komunitas Samsung, dan situs jejaring sosial Korea Naver. Pengguna mengaku warna merah pada layar tampak lebih pudar dan kusam dari yang seharusnya, bahkan saat pengaturan Vivid dan resolusi maksimal telah diaktifkan.
Fenomena ini tidak terjadi secara instan. Salah satu pengguna di Naver yang membeli unit produksi Juni 2026 membandingkan ponselnya dengan unit display di Samsung Store. Hasilnya, unit display justru menunjukkan warna merah yang lebih pekat ketimbang ponsel barunya. Ia menduga masalah ini memburuk seiring waktu, dengan estimasi 3 hingga 4 bulan sebelum gejala benar-benar terlihat jelas.
Bukan Screen Burn, Tapi After Image?
Beberapa pengguna yang melaporkan keluhan serupa sepakat bahwa pola perubahan warna berbentuk persegi panjang di tengah layar. Pola ini konsisten antar perangkat yang terdampak, sehingga mereka meyakini ini bukanlah screen burn—kerusakan permanen akibat tampilan statis—melainkan fenomena after image atau bayangan sisa.
Kendati demikian, tidak semua pemilik Galaxy S26 Ultra mengalami hal serupa. Sejumlah pengguna di Reddit mengaku tidak melihat perubahan apa pun pada perangkat mereka, termasuk unit demo yang telah dipajang sejak peluncuran seri Galaxy S26 awal tahun ini. Salah satu dari mereka bahkan ragu apakah benar-benar melihat masalah tersebut atau hanya "menipu diri sendiri".
Dugaan Lem atau Cacat Produksi?
Spekulasi lain menyebutkan bahwa kemerahan ini disebabkan oleh lem di area layar yang terlihat di bawah sinar UV hingga benar-benar kering—proses yang diperkirakan memakan waktu hingga 6 bulan. Namun, klaim ini diragukan banyak pihak karena foto-foto yang beredar tidak menunjukkan adanya cahaya UV yang signifikan.
Tom's Guide, media yang pertama kali melaporkan temuan ini, telah menghubungi Samsung untuk meminta klarifikasi. Pertanyaan utamanya adalah apakah cacat ini berasal dari masalah produksi tertentu yang sudah diperbaiki, atau ada kaitannya dengan perubahan pada panel layar itu sendiri. Sebelumnya, Galaxy S26 Ultra memang hadir dengan fitur Privacy Display yang memengaruhi kecerahan dan sudut pandang layar—meskipun fitur tersebut dalam keadaan mati.
Konteks: Polemik Layar Samsung Belum Usai
Masalah warna layar ini bukan pertama kali menimpa Galaxy S26 Ultra. Sebelumnya, Samsung sempat mengklaim ponsel tersebut mendukung kedalaman warna 10-bit, namun kemudian mengakui bahwa panel fisiknya hanya mampu menampilkan warna 8-bit. Kontroversi tersebut membuat sebagian pengguna semakin skeptis terhadap kualitas panel yang digunakan.
Jika keluhan perubahan warna ini terbukti meluas dan bersifat permanen, pengguna yang berencana memakai Galaxy S26 Ultra dalam jangka panjang bisa menghadapi risiko serius. Sebaliknya, bila masalah hanya terjadi pada batch produksi awal yang sudah diperbaiki, dampaknya bisa diminimalkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Samsung Indonesia mengenai apakah masalah ini memengaruhi unit yang beredar di pasar lokal. Kami akan memperbarui artikel jika ada informasi lebih lanjut.