Pencarian

iPadOS 27 Bikin Multitasking Makin Ribet, Pengguna Rindu Mode Sederhana

Minggu, 12 Juli 2026 • 10:48:31 WIB
iPadOS 27 Bikin Multitasking Makin Ribet, Pengguna Rindu Mode Sederhana
Pengguna iPadOS 27 mengeluhkan multitasking yang lebih rumit dibanding versi sebelumnya.

KALIMANTAN TENGAH — Setahun setelah Apple merombak total sistem multitasking iPad lewat iPadOS 26, keluhan pengguna soal kerumitan antarmuka belum juga reda. Di iPadOS 27 yang dirilis baru-baru ini, pendekatan "satu untuk semua" masih dipertahankan — dan ini jadi masalah bagi mereka yang tidak butuh fitur sekelas laptop.

Masalah utamanya sederhana: Apple menghapus opsi multitasking ringan. Split View dan Slide Over yang dulu bisa diakses dengan gesekan jari, kini hanya bisa dipakai jika pengguna mengaktifkan mode windowing penuh. Padahal, tidak semua orang butuh jendela aplikasi mengambang di iPad 11 inci mereka.

Windowing vs Mode Klasik: Dua Dunia dalam Satu Layar

Windowing di iPadOS 27 memang bekerja mulus di iPad Pro 13 inci yang dipasangkan Magic Keyboard. Cocok untuk pengguna yang sering bolak-balik membuka lima aplikasi sekaligus. Tapi di iPad ukuran lebih kecil, sistem ini terasa seperti memaksakan fitur desktop ke perangkat yang seharusnya lentur.

"Saya tidak menentang windowing sepenuhnya," tulis Michael, jurnalis teknologi yang mengulas sistem ini. "Tapi masalahnya, satu-satunya pilihan selain windowing adalah membuka setiap aplikasi dalam layar penuh — tanpa fleksibilitas sama sekali."

Split View dan Slide Over: Kembali, Tapi Lebih Rumit

Split View dan Slide Over akhirnya kembali di beta akhir iPadOS 26, tapi syaratnya berat: pengguna harus mengaktifkan windowing. Artinya, jika ingin multitasking sederhana, mereka tetap harus berurusan dengan lapisan kompleksitas yang dirancang untuk pengguna pro.

Akibatnya, pengalaman yang dulu mulus jadi terasa kikuk. Menempatkan jendela aplikasi ke posisi yang tepat agar masuk mode Split View kadang butuh beberapa kali percobaan. Sebaliknya, pengguna windowing juga sering tidak sengaja masuk Split View saat menarik jendela sedikit miring.

Apple memang menyediakan tombol traffic light dengan tekan lama untuk mengatur mode Split View dan Slide Over. Tapi menurut Michael, solusi ini tetap tidak terasa natural untuk penggunaan iPad sehari-hari.

Solusi Ideal: Dua Jalur Multitasking

Agar semua pihak puas, Michael mengusulkan pendekatan dua jalur. Mode Klasik akan membuka aplikasi dalam layar penuh dengan opsi Slide Over dan Split View yang simpel. Mode Pro akan mempertahankan windowing ala iPadOS 26, lengkap dengan opsi Stage Manager yang bisa diaktifkan atau dimatikan.

"Apple terlalu jauh membawa iPad ke arah pengganti laptop," tulisnya. "Akibatnya, pengalaman multitasking jadi kurang memuaskan bagi mereka yang hanya ingin iPad tetap menjadi iPad."

Tanpa opsi sederhana yang berdiri sendiri, pengguna kelas menengah — termasuk banyak pengguna di Indonesia — terpaksa menerima kompleksitas yang sebenarnya tidak mereka butuhkan. Semoga Apple mendengar keluhan ini di pembaruan iPadOS berikutnya.

Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks