Pencarian

Dalam Sehari Disdamkarmat Kotim Terima Tiga Laporan Ular Masuk Rumah, Satu Ekor Sanca Darah Berhasil Dievakuasi

Senin, 13 Juli 2026 • 11:51:01 WIB
Dalam Sehari Disdamkarmat Kotim Terima Tiga Laporan Ular Masuk Rumah, Satu Ekor Sanca Darah Berhasil Dievakuasi
Petugas Disdamkarmat Kotim berhasil mengevakuasi seekor ular sanca darah di Perumahan Tidar Baru.

SAMPIT — Lonjakan permintaan evakuasi ular di kawasan permukiman kembali terjadi di Kota Sampit. Disdamkarmat Kotim mencatat tiga laporan masuk dalam sehari, dengan satu ekor ular berhasil ditangkap dan dua lainnya lolos sebelum petugas tiba di lokasi.

Satu dari Tiga Laporan Berhasil Dievakuasi

Laporan pertama diterima pukul 10.06 WIB dari warga Perumahan Tidar Baru, Jalan Tidar Raya Blok E Jalur 10, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang. Warga melaporkan seekor ular sanca darah berada di selokan depan rumah.

“Setelah melakukan pencarian di sekitar tumpukan pecahan asbes bekas, kami menemukan ular tersebut dan berhasil melakukan evakuasi dengan aman,” ujar Kepala Peleton I Disdamkarmat Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi, Minggu (12/7/2026).

Ular King Kobra dan Sanca Kembang Dilaporkan, Namun Tak Ditemukan

Memasuki petang, sekitar pukul 18.30 WIB, petugas kembali diterjunkan ke Jalan Melon, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Warga melaporkan kemunculan ular king cobra yang sangat berbahaya dan berbisa.

“Hingga proses pencarian selesai, ular yang dilaporkan warga tidak berhasil ditemukan sehingga operasi dihentikan,” jelas Ilham.

Tak berselang lama, laporan ketiga masuk pada pukul 19.57 WIB. Kali ini seekor ular sanca kembang (Python reticulatus) dilaporkan masuk ke sebuah toko suvenir di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Saat petugas tiba, ular telah keluar melalui celah pada sudut dinding kamar mandi toko.

“Saat itu kami sempat melakukan penyisiran di sekitar bangunan, namun ular tidak lagi ditemukan, sehingga penanganan dinyatakan selesai tanpa proses evakuasi,” kata Ilham.

Disdamkarmat Imbau Warga Tak Bertindak Sendiri

Menanggapi maraknya laporan ular masuk permukiman, Ilham mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mencoba menangkap ular secara mandiri. Risiko gigitan ular berbisa seperti king cobra bisa berakibat fatal jika tidak ditangani oleh petugas terlatih.

“Segera laporkan ke petugas dan jangan ditangkap sendiri karena berisiko membahayakan keselamatan,” imbaunya.

Disdamkarmat Kotim sendiri rutin menerima laporan evakuasi ular, terutama saat musim kemarau atau setelah hujan deras yang mendorong reptil keluar dari habitat aslinya mencari tempat kering dan sumber makanan di pemukiman warga.

Bagikan
Sumber: tintaborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks