PALANGKARAYA — Keluhan masyarakat soal kerusakan parah di Jalan HM Arsyad, jalur utama penghubung Kotawaringin Timur dan Seruyan, akhirnya mendapat respons. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengucurkan dana Rp10 miliar dari APBD tahun anggaran 2026 untuk perbaikan ruas tersebut.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, mengonfirmasi bahwa proyek ini sudah masuk tahap lelang. “Sudah teranggarkan dari APBD tahun 2026 sebesar Rp10 miliar. Paket pekerjaannya juga sudah dilelang, kita tunggu saja,” ujar pria yang juga Ketua DPD PAN Kotim itu.
Proses Lelang dan Target Pengerjaan Fisik
Menurut Abdul Hafid, saat ini proses lelang masih dalam masa sanggah. Dinas PUPR Kalteng memastikan jika tidak ada hambatan, pengerjaan fisik akan dimulai pada pertengahan Juli hingga awal Agustus 2026.
“Dari keterangan Dinas PUPR dalam rapat, kegiatan itu sudah dilelang, namun masih ada yang menyanggah. Mereka memastikan pertengahan Juli atau awal Agustus 2026 sudah mulai dikerjakan,” jelasnya.
Kondisi Jalan Kritis: Lubang Besar dan Risiko Kecelakaan
Jalan HM Arsyad saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Kerusakan meliputi lubang besar dan dalam, aspal terkelupas parah, serta permukaan bergelombang. Kondisi ini diperparah tingginya intensitas kendaraan bertonase besar untuk distribusi barang antarwilayah.
Akibatnya, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi dan memakan korban luka hingga meninggal dunia. Bahaya semakin tinggi saat musim hujan karena lubang tertutup genangan air, serta minimnya visibilitas pada malam hari.
Rahman, warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengeluhkan situasi berbahaya. “Kalau malam hari sangat berbahaya. Banyak lubang cukup dalam dan sering membuat pengendara motor hampir jatuh. Apalagi kalau kendaraan besar lewat, kami harus menghindar sambil mencari jalan yang tidak berlubang,” katanya.
DPRD Ajak Masyarakat Awasi Proyek
Abdul Hafid yang juga mantan Ketua PWI Kotim mengimbau masyarakat turut mengawal pengerjaan proyek perbaikan jalan. Ia berharap hasilnya maksimal dan bertahan lama.
“Silakan masyarakat ikut mengawasi proses perbaikan jalan ini. Jika nanti ditemukan kekurangan atau pekerjaan yang tidak sesuai, sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti bersama,” pungkasnya.
Dengan pengawasan ketat dan komitmen pemerintah, diharapkan Jalan HM Arsyad dapat kembali berfungsi optimal menopang mobilitas warga dan roda perekonomian daerah dengan aman.