PALANGKA RAYA — Seleksi Sekretaris Daerah definitif Kalimantan Tengah memasuki babak krusial. Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengonfirmasi bahwa panitia seleksi telah mengerucutkan peserta menjadi tiga nama berdasarkan hasil asesmen di Pusat Penilaian Kompetensi BKN, Jakarta.
“Sudah ada tiga nama. Tadi saya di-WhatsApp Ibu Lisda, ada Pak Baru, Pak Farid, dan Ibu Linae,” ujar Edy di Best Western Hotel Palangka Raya, Jumat (10/7/2026).
Tiga Nama Tanpa Peringkat
Edy menegaskan bahwa pengumuman tiga besar itu disusun berdasarkan urutan abjad dan tidak menunjukkan peringkat peserta. “Ini hasil selter dari panitia berdasarkan pengumuman. Abjad nama tidak menunjukkan peringkat,” katanya.
Selain Linae Victoria Aden yang menjabat Kepala DP3APPKB Kalteng, dua kandidat lain ialah Kepala Satpol PP Kalteng Baru dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kalteng Farid Wadji.
Latar Belakang Dokter Jadi Nilai Tambah
Dalam kunjungan kerjanya, Waket Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin mengaku baru mengetahui bahwa Linae memiliki latar belakang sebagai dokter. Menurutnya, profesi tersebut menjadi nilai tambah bagi seorang birokrat yang memimpin roda administrasi pemerintahan.
“Saya baru tahu Ibu Sekda ini dokter. Mudah-mudahan jadi Sekda definitif,” ujarnya di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng.
Tahapan Selanjutnya: Ke Pusat hingga ke Meja Presiden
Edy Pratowo menjelaskan, hasil seleksi selanjutnya akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Sekretariat Negara. “Karena SK-nya nanti langsung dikeluarkan oleh Presiden. Itu yang kita tunggu,” jelasnya.
Ia berharap seluruh tahapan rampung segera sehingga Kalteng kembali memiliki Sekda definitif setelah jabatan tersebut diisi oleh Plt maupun Pj sejak 2024.
Karier Linae: Dari Tenaga Kesehatan ke Birokrat
Linae Victoria Aden, dokter kelahiran Banjarmasin 17 Juli 1968, dilantik sebagai Penjabat Sekda Kalteng oleh Gubernur Agustiar Sabran pada 31 Maret 2026 di Istana Isen Mulang. Ia mengawali karier sebagai tenaga kesehatan sebelum memimpin Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalteng.
Linae juga menyandang gelar Magister Manajemen Kesehatan (M.M.Kes.) dan pernah dinobatkan sebagai Dokter Terpuji Tingkat Nasional pada 2008. Namanya masuk dalam daftar 100 Best Doctor versi Asia Campus pada 2009 serta meraih penghargaan Satyalancana Karya Satya X dan XX Tahun.