PALANGKA RAYA — Serah terima jabatan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah resmi digelar pada Rabu (1/7/2026). Prosesi ini menjadi titik awal kepemimpinan dr. Mikko Uriamapas sebagai pelaksana tugas di lingkungan Dinas Kesehatan setempat.
Empat Prioritas yang Akan Dilanjutkan
Dalam sambutan perdananya, dr. Mikko menegaskan bahwa dirinya tidak akan memulai dari nol. Sejumlah program prioritas yang sudah berjalan bakal dilanjutkan, termasuk penguatan layanan primer dan penurunan angka stunting.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Kami akan melanjutkan program-program kesehatan yang telah dirintis, memperkuat sinergi dengan seluruh pihak, serta terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar semakin mudah diakses,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi itu menyebut pembangunan kesehatan tidak bisa dikerjakan sendiri. Koordinasi dengan pemkab/pemkot, puskesmas, hingga lembaga swadaya masyarakat akan diperkuat.
“Pembangunan kesehatan membutuhkan kerja sama seluruh elemen,” tegas Mikko dalam pernyataan yang dikutip dari rilis resmi Dinkes Kalteng.
Apresiasi untuk Mantan Kadinkes Suyuti Syamsul
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan keluarga besar Dinas Kesehatan menyampaikan penghargaan kepada Dr. dr. Suyuti Syamsul, MPPM, atas pengabdiannya selama memimpin Dinkes Kalteng periode 2018–2026. Masa kepemimpinannya disebut meninggalkan sejumlah fondasi kebijakan kesehatan yang kini tinggal dikembangkan.
Target ke Depan: Layanan Merata dan Berkelanjutan
Dengan kepemimpinan baru, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan memperkuat profesionalisme aparatur. Derajat kesehatan masyarakat Kalteng menjadi indikator utama yang akan terus dipantau.
Mikko menambahkan, seluruh program pembangunan kesehatan harus berjalan berkesinambungan. “Kami akan terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar semakin mudah diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya.