Pencarian

Kebakaran Lahan Gambut di Sampit Hanguskan 4 Hektare dan Satu Rumah Warga, Petugas Terkendala Akses Jalan

Rabu, 24 Juni 2026 • 17:10:27 WIB
Kebakaran Lahan Gambut di Sampit Hanguskan 4 Hektare dan Satu Rumah Warga, Petugas Terkendala Akses Jalan
Petugas menggunakan unit roda tiga untuk menjangkau titik api kebakaran lahan gambut di Sampit.

SAMPIT — Satu unit rumah semi permanen di kawasan Jalan Amin Klaru, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, ikut menjadi korban kebakaran lahan yang terjadi pada Rabu (24/7/2026). Peristiwa ini menambah daftar panjang bencana karhutla di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada musim kemarau tahun ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam, menyebutkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.12 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung dikerahkan ke lokasi setelah pengecekan awal.

Akses Jalan Jadi Kendala Utama Pemadaman

Lokasi kebakaran berada sekitar 500 meter dari jalan raya, membuat mobil tangki air tidak bisa masuk. Petugas terpaksa menggunakan unit roda tiga untuk menjangkau titik api.

“Lokasi berada jauh dari pinggir jalan raya dan sulit diakses oleh truck tangki, sehingga pemadaman dilakukan menggunakan unit roda tiga,” ujar Multazam dalam keterangannya, Rabu.

Sumber air untuk pemadaman hanya mengandalkan parit di sekitar lokasi. Proses penyemprotan baru bisa dimulai pukul 13.35 WIB, setelah personel dan perlengkapan tiba di titik terdampak.

14 Personel Dikerahkan, Api Baru Padam 75 Persen

Sebanyak 14 personel BPBD diterjunkan bersama tim gabungan dari aparat kecamatan, kelurahan, Babinsa, Manggala Agni, serta relawan. Operasi pemadaman berlangsung sekitar empat jam.

“Personel hanya mampu memadamkan kebakaran bersama tim gabungan lainnya sekitar 75 persen, dikarenakan hari sudah sore dan tidak tersedianya peralatan penerangan yang memadai di lokasi kejadian,” jelas Multazam.

Dari total empat hektare lahan yang terbakar, sekitar tiga hektare berhasil dipadamkan. Sisa lahan yang masih menyala belum bisa ditangani karena keterbatasan pencahayaan saat petang.

Kerugian Warga Capai Rp 10 Juta

Satu rumah warga yang terbakar merupakan bangunan semi permanen berbahan kayu. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 10 juta.

“Setelah melakukan pemadaman dan pendinginan selesai, pengecekan peralatan dan personel lengkap, Tim kembali ke Kantor BPBD dan tiba di Kantor dengan keadaan selamat,” pungkas Multazam.

BPBD Kotim mengimbau warga di sekitar kawasan rawan gambut untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat musim kemarau. Kondisi lahan gambut yang kering membuat api cepat merambat dan sulit dipadamkan.

Bagikan
Sumber: tintaborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks