MUARA TEWEH — Sebanyak 59 orang anggota kafilah resmi dilepas Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk mengikuti MTQ Korpri ke VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Ajang bergengsi ini akan berlangsung di Kabupaten Murung Raya pada 23 hingga 28 Juni 2026.
Kontingen yang terdiri dari 37 peserta, 17 pendamping, dua official, dan tiga reporter itu merupakan ASN dan pegawai di lingkungan Pemkab Barito Utara. Mereka telah menjalani persiapan intensif, mulai dari pendataan hingga latihan berkelompok, sebagaimana disampaikan Pimpinan Rombongan Kafilah H Mastur.
Bupati Tekankan Integritas Moral di Balik Kompetisi
Bupati Barito Utara H Shalahuddin mengatakan bahwa MTQ Korpri bukan sekadar perlombaan mencari juara. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh persatuan antar anggota Korpri.
"MTQ Korpri bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, tetapi juga merupakan sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh persatuan dan kesatuan antar anggota Korpri, serta meningkatkan kecintaan dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur sipil negara," kata Bupati dalam sambutannya.
Orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Tunar itu menekankan pentingnya integritas moral dan spiritual bagi anggota Korpri. Ia menilai sebagai abdi negara, peserta tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dan profesionalitas, tetapi juga moral yang kuat.
18 Cabang Lomba Siap Diikuti
Kafilah Barito Utara akan berkompetisi di 18 cabang lomba. Beberapa di antaranya meliputi Tilawah, Tartil, Hafalan Juz 'Amma, Hadis, Tafsir yang mencakup Surah Al-Imran, Al-Baqarah, An-Nisa, serta 7 Surah Pilihan. Cabang lainnya adalah Dakwah, Khotbah Jumat, Azan, dan Doa.
Bupati Shalahuddin berpesan agar seluruh anggota kafilah menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik Kabupaten Barito Utara selama mengikuti kegiatan. Ia mengingatkan peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan etika dalam setiap perlombaan.
"Tampilkan kemampuan terbaik serta junjung tinggi sportivitas, etika, dan nilai-nilai persaudaraan dalam setiap perlombaan. Jadikan ajang ini sebagai momentum untuk belajar, berbagi pengalaman, serta memperluas silaturahmi dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Tengah," pesannya.
Bupati juga mengapresiasi para pelatih, pembina, dan pendamping yang telah mempersiapkan kafilah. Ia berharap segala usaha dan pengorbanan yang telah diberikan mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT. Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin mendoakan keselamatan dan keberhasilan para peserta di Murung Raya.