Pencarian

Dana Desa Sukamara Terserap 54,75 Persen hingga Mei 2026, Sejumlah Proyek Infrastruktur Mulai Dikerjakan

Jumat, 05 Juni 2026 • 18:31:01 WIB
Dana Desa Sukamara Terserap 54,75 Persen hingga Mei 2026, Sejumlah Proyek Infrastruktur Mulai Dikerjakan
Realisasi Dana Desa Sukamara mencapai 54,75 persen hingga Mei 2026.

SUKAMARA — Penyaluran Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2026 di Kabupaten Sukamara terus berjalan. Hingga bulan kelima tahun ini, realisasinya sudah menembus angka 54,75 persen dari total pagu yang dialokasikan. Capaian ini menjadi indikator awal percepatan belanja desa di wilayah pesisir selatan Kalimantan Tengah tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukamara, melalui keterangan yang diterima, menyebutkan bahwa sejumlah desa sudah mulai mengerjakan proyek fisik. Beberapa di antaranya adalah pembangunan rabat beton jalan usaha tani dan rehabilitasi balai desa. Pengerjaan tahap awal ini menyerap porsi anggaran terbesar dari total realisasi yang ada.

Proyek Fisik Mendominasi Serapan Anggaran

Dari data yang dihimpun, belanja bidang infrastruktur menjadi penyumbang utama realisasi ADD hingga Mei 2026. Selain pembangunan jalan lingkungan, beberapa desa juga mengalokasikan dana untuk normalisasi saluran irigasi tersier. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi musim kemarau yang kerap mengganggu produktivitas lahan pertanian warga.

Di sisi lain, alokasi untuk bidang pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan bagi kelompok UMKM dan posyandu, juga mulai dicairkan. Namun, serapannya masih di bawah target karena menunggu tahapan verifikasi peserta dan jadwal pelaksanaan kegiatan.

Mengapa Realisasi Baru Separuh?

Kepala DPMD menjelaskan, proses administrasi pencairan dana desa di awal tahun kerap memakan waktu. Tahapan musyawarah desa (musdes) dan penetapan APBDes harus rampung lebih dulu sebelum kegiatan fisik bisa dimulai. "Prosesnya sudah sesuai jadwal. Kami optimistis realisasi akan terus bertambah signifikan pada semester kedua," ujarnya.

Faktor cuaca juga turut mempengaruhi. Beberapa desa yang akses jalannya masih berupa tanah harus menunda pengerjaan proyek karena hujan intensitas tinggi pada Januari hingga Maret lalu. Kini, dengan kondisi cuaca yang mulai stabil, pengerjaan fisik di lapangan mulai dikebut.

Apa Langkah Pemkab Selanjutnya?

Pemerintah Kabupaten Sukamara memastikan akan terus memonitor penyerapan ADD setiap bulan. Tim fasilitasi dari kecamatan dan DPMD diterjunkan untuk membantu desa-desa yang realisasinya masih rendah. Targetnya, seluruh dana desa tahun 2026 bisa terserap optimal hingga akhir Desember nanti.

Dengan sisa waktu tujuh bulan, Pemkab Sukamara mendorong setiap desa untuk segera merealisasikan program yang sudah direncanakan. Percepatan ini dianggap krusial agar manfaat dana desa benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam perbaikan infrastruktur dasar dan penguatan ekonomi warga.

Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks