PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 melalui perhelatan Huma Betang Night di kawasan Bundaran Besar, Palangka Raya. Acara ini dihadiri langsung oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan, serta jajaran Forkopimda pada Sabtu (2/5/2026) malam.
Sekitar 4.500 warga memadati ikon baru Kota Cantik tersebut untuk menyaksikan peluncuran kalender kegiatan resmi menuju puncak hari jadi pada 23 Mei mendatang. Perayaan tahun ini mengusung perpaduan kearifan lokal dan pendekatan budaya modern sebagai ruang kebersamaan masyarakat.
Luncurkan Aplikasi Lapor Pak Gub dan QRIS Bank Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran memanfaatkan momentum Huma Betang Night untuk meresmikan sejumlah inovasi pelayanan publik berbasis digital. Salah satu yang menjadi sorotan adalah aplikasi pengaduan masyarakat bertajuk “Lapor Pak Gub” yang dirancang untuk memperpendek jarak komunikasi antara warga dan pimpinan daerah.
Selain transformasi digital di sektor pengaduan, Pemprov Kalteng juga mendorong akselerasi ekonomi melalui implementasi QRIS Merchant lewat Bank Kalteng. Langkah ini bertujuan memperluas ekosistem pembayaran nontunai di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Pemerintah hadir sebagai pelayan masyarakat dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan. Dukungan seluruh elemen sangat dibutuhkan untuk menjaga persatuan dan keamanan,” ujar Agustiar Sabran di hadapan ribuan warga.
Pengembangan RTH Bundaran Besar dan Kartu Huma Betang
Sektor infrastruktur dan jaminan sosial turut menjadi poin utama dalam rangkaian HUT ke-69 ini. Pemerintah daerah secara resmi memperkenalkan program pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Bundaran Besar guna meningkatkan kualitas fasilitas publik di jantung ibu kota provinsi.
Bersamaan dengan itu, diluncurkan pula program Kartu Huma Betang yang diproyeksikan sebagai instrumen bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Program ini mengadopsi nilai-nilai filosofis Huma Betang yang mengedepankan inklusivitas dan gotong royong dalam pembangunan daerah.
Gubernur mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas publik yang telah dibangun. Penggunaan layanan pengaduan digital diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam mengawal jalannya pembangunan daerah secara transparan.
Sinergitas Forkopimda Kawal Pembangunan Kalimantan Tengah
Kehadiran Pangdam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan dalam acara perdana ini menjadi sinyal kuat soliditas unsur Forkopimda. Keamanan dan ketertiban wilayah dianggap sebagai fondasi utama agar seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-69 dapat berjalan kondusif.
Acara yang berlangsung meriah tersebut menutup malam dengan nuansa kebersamaan yang kental. Melalui Huma Betang Night, Pemprov Kalteng berupaya memastikan nilai-nilai budaya lokal tetap relevan di tengah modernisasi tanpa meninggalkan identitas asli Bumi Tambun Bungai.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-69 Kalimantan Tengah akan terus berlanjut hingga akhir Mei 2026. Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai agenda budaya, pameran pembangunan, dan pesta rakyat yang tersebar di beberapa titik strategis.