Pencarian

IHSG Menguat 0,41% ke 6.067 di Sesi Awal, Sentimen Asing dan Tekanan Makro Masih Bayangi

Kamis, 16 Juli 2026 • 10:22:31 WIB
IHSG Menguat 0,41% ke 6.067 di Sesi Awal, Sentimen Asing dan Tekanan Makro Masih Bayangi
IHSG dibuka menguat 0,41 persen ke posisi 6.067 pada sesi awal perdagangan.

KALIMANTAN TENGAH — Berdasarkan data RTI, IHSG menguat 25,03 poin atau 0,41% ke posisi 6.067 pada pukul 09.05 WIB. Indeks bergerak di rentang 6.052 hingga 6.071, dengan nilai transaksi mencapai Rp 677,8 miliar dari 2,02 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Dari total 666 saham yang ditransaksikan, 266 saham menguat, 161 saham melemah, dan 239 saham stagnan. Volume perdagangan yang tinggi di awal sesi menunjukkan partisipasi pasar aktif, meskipun sentimen jangka menengah masih mixed.

Kenaikan Mingguan Tak Cukup Tutup Pelemahan Bulanan

Secara mingguan, IHSG mencatat kenaikan 2,65%. Namun, koreksi dalam sebulan terakhir masih mencapai 1,67%. Lebih dalam lagi, indeks ambles 12,94% secara tiga bulanan dan 29,58% dalam enam bulan terakhir. Secara tahunan, posisi IHSG masih minus 14,73%.

Angka-angka ini mengonfirmasi bahwa reli jangka pendek belum mampu membalikkan tren bearish yang berlangsung sejak awal 2026. Tekanan jual asing dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global masih membayangi laju indeks.

Pasar Butuh Katalis Baru untuk Bangkit

Kenaikan pagi ini lebih didorong aksi bargain hunting setelah pekan lalu IHSG sempat menyentuh level terendah dalam beberapa bulan. Sektor komoditas dan perbankan menjadi penopang utama, seiring membaiknya harga batu bara dan nikel di pasar global.

Meski demikian, investor masih wait and see menunggu rilis data neraca perdagangan Juni 2026 dan keputusan suku bunga Bank Indonesia pekan depan. Minimnya katalis domestik membuat pergerakan IHSG rentan terhadap sentimen eksternal, terutama pergerakan dolar AS dan yield obligasi Amerika Serikat.

Investasi mengandung risiko.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks