Pencarian

Suporter Inggris Rela Begadang Demi Piala Dunia, Ada yang Cuma Tidur Tiga Jam demi Laga England vs Meksiko

Selasa, 07 Juli 2026 • 01:01:31 WIB
Suporter Inggris Rela Begadang Demi Piala Dunia, Ada yang Cuma Tidur Tiga Jam demi Laga England vs Meksiko
Suporter Inggris di stadion Azteca menyaksikan laga Inggris vs Meksiko dengan penuh antusiasme.

KALIMANTAN TENGAH — Laga Inggris melawan Meksiko di Piala Dunia menyisakan cerita unik dari para pendukung setia yang rela begadang. Mulai dari penggemar yang menyaksikan langsung dari stadion hingga yang menonton dari rumah, semua punya pengalaman seru tersendiri.

Kisah Suporter di Stadion Azteca: Malam Penuh Legenda

Paul, seorang penulis asal Surrey yang kini tinggal di Auckland, Selandia Baru, menjadi saksi langsung pertandingan dari tribun pendukung Meksiko. "Siapa pun yang menyaksikan laga di Azteca tidak akan pernah melupakannya," ujarnya.

Kebetulan Paul sudah memesan tiket sejak Januari hanya untuk menikmati Meksiko City dengan sedikit sepak bola sebagai hiburan. Kenyataannya, ia justru menyaksikan malam di mana legenda tercipta.

"Meski tim mereka kalah, jalan-jalan Meksiko City dipenuhi orang-orang yang merayakan sesuatu. Mungkin merayakan karena selamat menyaksikan pertandingan tanpa serangan jantung," kenang Paul yang duduk di tribun paling atas, dikelilingi histeria para penggemar tuan rumah.

Strategi Unik Orang Tua: FaceTime Demi Kakek di Spanyol

Jem, seorang desainer dan pengajar universitas asal Wakefield, Inggris, punya cara kreatif agar ayahnya yang sedang di Spanyol bisa ikut menyaksikan laga. Sang ayah yang sedang mengikuti Tour de France kesulitan mengakses siaran pertandingan.

"Kami menggunakan FaceTime di iPad yang diarahkan ke laptop dengan siaran BBC di dapur, sementara kami menonton di ruang keluarga. Anak-anak saya berlarian ke sana kemari untuk bicara dengan kakek di momen-momen penting," cerita Jem.

Usai pertandingan, kedua putranya yang berusia enam dan delapan tahun harus dibujuk kembali tidur setelah euforia kemenangan. Konsekuensinya, mereka bangun kesiangan dan bergegas ke sekolah setelah menonton ulang highlights Brasil.

Tiga Jam Tidur dan Rasa Cemas yang Tak Tertahankan

Tom Canning, produser konten digital asal Berkshire, memilih menonton sendirian di ruang konservatori rumahnya agar tidak mengganggu keluarga yang sedang tidur. "Saya tidak pernah merasa begitu cemas. Di 30 menit terakhir saya benar-benar mual," akunya.

Saat kartu merah keluar dan Meksiko mendapat penalti, Tom bergumam pada dirinya sendiri bahwa ia sudah tahu bagaimana akhir cerita ini. Peluit akhir pertandingan terasa luar biasa saat langit mulai terang. Ia hanya mendapat tiga jam tidur dan setengah jam tidur siang, tapi mengaku akan bertahan dengan kopi, teh, dan senyuman.

Suporter di Jepang: Breakfast Kick-off yang Dramatis

Seorang warga Inggris yang tinggal di Tokyo untuk urusan pekerjaan justru menikmati kick-off sarapan. "Saya bisa bilang ke teman-teman di Inggris—selamat datang di perasaan hancur seharian setelah performa emosional Inggris!"

Ia mengingat momen Gazza menangis di Piala Dunia 1990, tapi menurutnya laga ini lebih dramatis. Temannya, Matt, yang berada di Azteca bahkan terlihat di layar kaca sedang bernyanyi keras lagu Wonderwall.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks