Pencarian

DPRD Kapuas Desak Pemerataan Guru dan Infrastruktur Pendidikan di Pelosok

Senin, 04 Mei 2026 • 16:55:01 WIB
DPRD Kapuas Desak Pemerataan Guru dan Infrastruktur Pendidikan di Pelosok

KUALA KAPUAS — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto, menegaskan pentingnya komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan yang merata di seluruh wilayah Bumi Tingang Menteng Pananjung. Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 harus menjadi momentum refleksi untuk memastikan hak pendidikan anak-anak di pelosok terpenuhi tanpa kecuali.

Berinto menilai akses pendidikan yang layak merupakan kunci utama mencetak sumber daya manusia unggul. Namun, kondisi geografis Kapuas yang didominasi wilayah perairan masih menjadi tantangan besar dalam penyediaan fasilitas sekolah yang memadai.

Tantangan Infrastruktur dan Distribusi Guru di Daerah Perairan

Kondisi geografis Kabupaten Kapuas menghadirkan tantangan kompleks bagi dunia pendidikan, terutama di wilayah terpencil. Berinto menyebutkan bahwa pemerataan infrastruktur sekolah dan distribusi tenaga pendidik belum sepenuhnya menyentuh seluruh titik koordinat wilayah.

“Hardiknas bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi refleksi bagi kita semua untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujar Berinto di Kuala Kapuas.

Ia menambahkan, masih terdapat sekolah di wilayah tertentu yang mengalami kekurangan guru secara signifikan. Hal ini memaksa tenaga pendidik yang ada bekerja dengan keterbatasan personel, yang berdampak pada tidak maksimalnya kualitas kegiatan belajar mengajar di kelas.

DPRD Dorong Penambahan Anggaran dan Insentif Guru Pelosok

Guna mengatasi ketimpangan tersebut, DPRD Kapuas mendorong pemerintah daerah mengambil langkah strategis dalam penempatan guru berbasis kebutuhan lapangan. Berinto menekankan pentingnya pemberian insentif khusus bagi tenaga pendidik yang bersedia bertugas di daerah sulit dijangkau.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Jika distribusinya tidak merata, maka kualitas pendidikan juga akan timpang,” tegasnya.

Pihak legislatif berkomitmen terus mengawal kebijakan anggaran agar sektor pendidikan mendapatkan porsi yang memadai. Peningkatan sarana dan prasarana harus didukung oleh alokasi dana tepat sasaran demi menyentuh kebutuhan masyarakat di daerah yang selama ini masih tertinggal.

Adaptasi Teknologi dan Peran Masyarakat di Era Digital

Memasuki era digital, kemampuan adaptasi terhadap teknologi menjadi keharusan bagi siswa maupun tenaga pendidik di Kalimantan Tengah. Berinto berharap dukungan sarana penunjang seperti jaringan internet dan perangkat digital dapat diperluas hingga ke tingkat pedesaan agar tidak ada celah digital antara kota dan desa.

Selain faktor fasilitas, peran orang tua dan masyarakat dianggap krusial dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Sinergi antara pemerintah, sekolah, dan lingkungan keluarga menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi kompetitif di masa depan.

DPRD Kapuas menyatakan akan terus memantau implementasi program pendidikan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil pemerintah daerah benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Kapuas.

Bagikan
Sumber: prokalteng.jawapos.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks