PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik siswa dan tenaga pendidik selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Imbauan ini dikeluarkan agar aktivitas akademik di sekolah tetap berjalan produktif meski para siswa sedang menjalankan ibadah puasa.
Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan, memastikan bahwa hari pertama sekolah di bulan Ramadan terpantau kondusif. Ia menyebut tingkat kehadiran siswa cukup memuaskan dan seluruh satuan pendidikan telah menerapkan penyesuaian kurikulum sesuai instruksi pemerintah.
Penyesuaian Jam Belajar dan Penguatan Karakter
Berdasarkan surat edaran yang telah diterbitkan, terdapat beberapa poin utama dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) selama Ramadan di Palangka Raya:
Pemangkasan Jam Belajar: Durasi tatap muka di kelas dibuat lebih singkat guna mencegah kelelahan berlebih.
Fokus Kegiatan Religius: Sekolah didorong untuk memperbanyak agenda pembinaan karakter, seperti tadarus Al-Qur'an dan pesantren kilat.
Pengawasan Kesehatan: Pihak sekolah diminta memantau kondisi fisik siswa secara berkala di lingkungan sekolah.
Kunci Stamina Siswa: Gizi Seimbang dan Istirahat
Vico mengingatkan para orang tua dan siswa untuk tidak mengabaikan pola makan saat sahur dan berbuka. Asupan gizi yang cukup serta pengaturan waktu tidur menjadi faktor kunci agar konsentrasi belajar tidak menurun.
"Kami berharap Ramadhan menjadi momentum peningkatan disiplin dan karakter. Namun, kesehatan adalah prioritas utama agar semangat belajar tidak luntur. Pastikan asupan gizi terjaga dan istirahat cukup," ujar Vico, Senin (23/2).
Koordinasi intensif terus dilakukan antara Disdik dengan seluruh kepala sekolah tingkat SD hingga SMP di wilayah "Kota Cantik" tersebut untuk memastikan kebijakan ini terimplementasi secara merata di lapangan.
Apakah Anda ingin saya membantu membuatkan draf surat edaran resmi atau poster tips kesehatan untuk dipajang di mading sekolah?