PALANGKA RAYA – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dalam mencetak SDM unggul memasuki babak baru. Meski APBD 2026 mengalami penyesuaian, Gubernur H. Agustiar Sabran resmi meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebagai "jaring pengaman" pendidikan, khususnya bagi siswa kurang mampu di wilayah pedalaman.
"Kami ingin memastikan masyarakat Kalteng bisa sekolah, bisa kuliah, dan berdaya secara ekonomi. KHBS adalah bentuk nyata kehadiran negara untuk rakyat," tegas Gubernur Agustiar saat peluncuran di Aula Jayang Tingang, Jumat (20/2/2026).
1. Bantuan Tunai & Perlengkapan Sekolah Masif
Melalui KHBS, sebanyak 35.000 peserta didik jenjang SMA/SMK/SKH akan menerima bantuan yang dirancang untuk meringankan beban orang tua selama satu tahun ajaran penuh.
| Komponen Bantuan | Detail & Nilai |
|---|---|
| Bantuan Dana Tunai | Rp500.000 per peserta didik |
| Bantuan Perlengkapan | Senilai Rp1.000.000 per peserta didik |
| Seragam Batik Khas Kalteng | 34.657 Stell |
| Seragam Olahraga | 34.657 Set |
| Seragam Putih Abu-abu | 25.008 Stell |
| Seragam Pramuka | 24.904 Stell |
| Sepatu Sekolah | 26.030 Pasang |
2. Digitalisasi 100% dan Infrastruktur Modern
Kalteng kini bukan lagi daerah yang tertinggal dalam hal teknologi pendidikan. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengungkapkan bahwa 443 sekolah jenjang SMA/SMK/SKH kini telah terdigitalisasi sepenuhnya.
Untuk mendukung visi tersebut, Pemprov telah menyalurkan:
4.339 Papan Tulis Interaktif (Interactive Whiteboard).
874 Set Panel Surya (Solusi energi untuk sekolah terpencil).
321 Perangkat Internet Satelit berkecepatan tinggi.
3. Beasiswa UKT & Program Vokasi "Brigade Pangan"
Sektor pendidikan tinggi juga mendapat perhatian ekstra. Kuota subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) melonjak drastis dari 3.060 mahasiswa di tahun 2025 menjadi 15.000 mahasiswa di tahun 2026.
Selain itu, Gubernur menggagas program vokasi diploma spesialisasi Agroforestri dan Pertanian bagi 2.000 mahasiswa. Inisiatif ini bertujuan mencetak tenaga kerja siap pakai yang akan tergabung dalam Brigade Pangan Pemprov Kalteng, guna mendukung ketahanan pangan daerah.
4. Target Distribusi: Tuntas Sebelum Lebaran
Pemprov Kalteng bergerak cepat. Pendistribusian kartu kepada 279.434 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ditargetkan tuntas pada akhir Februari 2026. Khusus untuk bantuan pangan dan pendidikan, pemerintah menargetkan seluruhnya sudah tersalurkan maksimal H-5 sebelum Hari Raya Idulfitri.
"Sistem digital terintegrasi memastikan bantuan ini tepat sasaran dan mencegah adanya penerima ganda. Ini adalah investasi jangka panjang agar tidak ada lagi anak Kalteng yang putus sekolah," pungkas Muhammad Reza Prabowo.