Pencarian

BPBD Pulang Pisau Perpanjang Status Siaga Karhutla hingga 31 Oktober 2026, Pengawasan Diperketat hingga Tingkat Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 • 15:31:31 WIB
BPBD Pulang Pisau Perpanjang Status Siaga Karhutla hingga 31 Oktober 2026, Pengawasan Diperketat hingga Tingkat Desa
Petugas BPBD Pulang Pisau memantau titik rawan karhutla di lahan gambut selama perpanjangan status siaga darurat hingga 31 Oktober 2026.

PULANG PISAU — BPBD Kabupaten Pulang Pisau resmi memberlakukan perpanjangan status siaga darurat karhutla mulai 23 Agustus hingga 31 Oktober 2026. Keputusan ini diambil setelah pemerintah daerah menilai potensi kebakaran lahan masih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Pulang Pisau, Herman Wibowo, menyebut masa siaga ini menjadi periode krusial untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan kesiapan seluruh unsur penanganan bencana.

“Status siaga ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan bersama. Yang paling penting adalah bagaimana potensi kebakaran dapat diketahui sedini mungkin sehingga penanganannya tidak menunggu api berkembang,” kata Herman.

Pengawasan Difokuskan di Lahan Gambut dan Bekas Kebakaran

Pemantauan lapangan akan diperketat secara berkelanjutan, khususnya di wilayah dengan karakteristik lahan gambut dan kawasan yang pernah terbakar sebelumnya. Informasi titik panas dari satelit maupun laporan warga akan langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi.

Koordinasi dilakukan lintas instansi, melibatkan perangkat daerah, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, Manggala Agni, serta perusahaan yang memiliki wilayah kerja di area rawan. Sistem ini dirancang agar potensi kebakaran bisa dideteksi sebelum api membesar.

Warga Diminta Aktif Melapor Jika Melihat Asap atau Api

BPBD Pulang Pisau menekankan pencegahan karhutla tidak bisa berjalan sendiri tanpa keterlibatan masyarakat. Warga yang melihat indikasi kebakaran diminta segera melapor ke aparat setempat agar petugas bisa bergerak cepat.

“Kalau ada asap atau api di kawasan rawan, segera lapor. Jangan menunggu api membesar, karena penanganan akan jauh lebih sulit,” imbaunya.

Selama masa siaga berlangsung, BPBD bersama unsur terkait akan menjaga koordinasi dan kesiapan logistik pemadaman. Upaya ini diarahkan untuk menekan munculnya titik api baru serta memastikan setiap kejadian dapat ditangani secepat mungkin sebelum meluas ke area yang lebih besar.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritasampit.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks