PALANGKA RAYA — Sebanyak 221 buku nonpelajaran kini tersedia di rak perpustakaan MI Nurul Islam, Gambut, Kabupaten Banjar. Buku-buku itu merupakan sumbangan dari pegawai PLN UID Kalselteng melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) bertajuk Employee Volunteer Program (EVP) Madrasah Gemar Membaca.
Kepala MI Nurul Islam Gambut, Supiyannor SAg MA, menyampaikan apresiasinya atas perhatian BUMN tersebut terhadap kebutuhan pendidikan di madrasahnya. Menurutnya, tambahan koleksi ini menjadi penting di tengah derasnya arus digital yang kerap menggeser kebiasaan membaca anak-anak.
"Buku adalah jendela segala ilmu. Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang membantu menyediakan buku-buku nonpelajaran, sehingga anak-anak memiliki tambahan bacaan yang dapat memperkaya pengetahuan mereka," ujar Supiyannor.
Koleksi Perpustakaan yang Lebih Beragam untuk Melawan Distraksi Digital
Supiyannor menilai keberagaman koleksi menjadi faktor kunci agar perpustakaan madrasah tetap menarik bagi siswa. Ketika koleksi didominasi buku pelajaran, anak-anak cenderung cepat bosan dan beralih pada gawai.
"Di tengah kemajuan teknologi saat ini, minat membaca anak-anak menghadapi tantangan tersendiri. Apalagi jika koleksi perpustakaan lebih banyak berupa buku pelajaran. Bantuan ini sangat membantu kami menghadirkan pilihan bacaan yang lebih beragam bagi siswa," katanya.
Inisiatif Pegawai PLN yang Dihimpun untuk Madrasah
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud partisipasi aktif pegawai. Mereka secara sukarela menyumbangkan buku-buku nonpelajaran yang kemudian dihimpun secara internal untuk disalurkan.
"Melalui program ini, pegawai PLN di Kantor Induk UID Kalselteng berkontribusi menyediakan buku-buku nonpelajaran yang kemudian dihimpun untuk disalurkan kepada madrasah. Kami berharap buku-buku tersebut dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi para siswa," jelas Humaidi.
Harapan agar Membaca Menjadi Kebiasaan Sehari-hari
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengapresiasi keterlibatan seluruh pegawai dalam program sosial ini. Ia berharap donasi buku tersebut tidak sekadar memenuhi rak perpustakaan, tetapi mampu mendorong budaya literasi di kalangan pelajar.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pegawai PLN UID Kalselteng yang telah terlibat dalam program ini. Semoga buku-buku tersebut dapat mendorong anak-anak di MI Nurul Islam Gambut semakin rajin membaca. Dengan membaca, wawasan akan semakin luas dan pengetahuan semakin terbuka," ujar Iwan.
Melalui EVP Madrasah Gemar Membaca, PLN UID Kalselteng berharap dukungan terhadap ketersediaan bahan bacaan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi madrasah serta ikut menumbuhkan generasi yang memiliki minat baca dan wawasan lebih luas.