BUNTOK — Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari siswa, mahasiswa, anggota komunitas, guru, dan dosen mengikuti lokakarya jurnalistik di aula Kantor Kementerian Agama Barito Selatan. Mereka dibekali keterampilan menulis berita, teknik wawancara, serta publikasi dokumentasi dan pemanfaatan media digital.
Ketua Panitia Pelaksana, Ikhsan, menyebut kegiatan ini menjadi respons atas kebutuhan masyarakat akan kemampuan memilah informasi yang faktual dan bertanggung jawab.
Bekal Menulis Berita dan Melawan Hoaks
Ikhsan menjelaskan, peserta tidak hanya diajarkan menulis berita sesuai kaidah jurnalistik, tetapi juga dilatih berpikir kritis. Hal ini dinilai penting karena perkembangan media digital menuntut masyarakat mampu memilah informasi agar terhindar dari hoaks atau berita bohong.
"Tujuan dari kegiatan ini untuk membekali peserta tentang pengetahuan dan keterampilan dasar jurnalistik," katanya di Buntok, Minggu.
Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah, kampus, komunitas, maupun lingkungan masyarakat. "Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah, kampus, komunitas maupun lingkungan masyarakat," harapnya.
Kolaborasi Majukan Literasi Barito Selatan
Ketua Rumah Belajar Rumfa, Nur Hidayanti, menuturkan lokakarya ini merupakan wujud kolaborasi dengan SMSI Barito Selatan. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah bersama untuk memajukan literasi di daerah tersebut.
"Melalui kegiatan yang dilaksanakan ini, kita nantinya dapat saling bekerja sama memajukan literasi Barito Selatan. Semoga literasi di daerah ini bisa lebih maju lagi ke depannya," kata dia.
Menulis Sesuai Kaidah 5W+1H
Ketua SMSI Barito Selatan, M Hamdan, menyambut baik pelaksanaan lokakarya ini. Pihaknya menekankan pentingnya penulisan berita yang benar dan memenuhi unsur 5W+1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana).
"Lokakarya ini dalam rangka memberikan bekal tentang menulis berita yang baik dan benar sesuai kaidah penutup berita yang memenuhi 5W+1H," terangnya.
Melalui kegiatan ini, pelajar dan mahasiswa diharapkan mampu mempublikasikan kegiatan di lingkungan masing-masing dengan kualitas penulisan yang baik dan sesuai fakta di lapangan.