Pencarian

Perbandingan Vario Evo 160 vs Lexi LX 155: Dua Skuter Matik Dek Rata dengan Karakter Berseberangan

Minggu, 19 Juli 2026 • 12:01:31 WIB
Perbandingan Vario Evo 160 vs Lexi LX 155: Dua Skuter Matik Dek Rata dengan Karakter Berseberangan
Honda Vario Evo 160 dan Yamaha Lexi LX 155 sama-sama mengusung dek rata, suspensi belakang tunggal, dan pelek 14 inci.

KALIMANTAN TENGAH — Kehadiran Honda Vario Evo 160 beberapa waktu lalu langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar skuter matik. Banyak yang membandingkannya dengan Yamaha Aerox Alpha atau Turbo. Padahal, jika dilihat dari konsep dan segmentasi pasar, lawan terdekat Vario Evo 160 justru adiknya sendiri, Yamaha Lexi LX 155.

Keduanya sama-sama mengusung dek rata yang fungsional, suspensi belakang tunggal, dan pelek 14 inci. Harga keduanya pun tidak terpaut jauh. Namun, dari segi karakter desain dan fitur, keduanya seperti dua kutub yang berbeda. Berikut ulasan detailnya.

Karakter Desain: Agresif Sporti vs Elegan Minimalis

Vario Evo 160 tampil dengan garis bodi yang tajam dan agresif. Lekukan-lekukan sporti mendominasi seluruh bagian bodi, diperkuat dengan pilihan warna yang terang dan mencolok. Karakter "motor bapak-bapak" dari generasi sebelumnya sepertinya sengaja dihilangkan, terutama pada varian termurah yang tampil paling sporty.

Di sisi lain, Yamaha Lexi LX 155 memilih jalur elegan. Desain bodinya minim lekukan, cenderung kalem, dan mengusung tema minimalis. Kehadiran windscreen di bagian depan membuatnya terlihat lebih mewah dan berkelas. Pilihan warnanya didominasi cat matte atau doff tanpa banyak grafis, cocok untuk pengguna yang menginginkan tampilan sederhana namun berkelas.

Pada bagian wajah, perbedaan makin kentara. Vario Evo 160 punya dual headlamp dengan dua lubang air scoop yang memperkuat kesan aerodinamis dan agresif. Sementara Lexi LX 155 menggunakan triple headlamp yang memberikan ekspresi lebih kalem dan ceria.

Fitur: Konektivitas Lawan Rem Cakram Ganda

Dari sisi fitur, Honda tidak banyak membawa perubahan signifikan pada Vario Evo 160. Panel meter masih menggunakan LCD biasa tanpa konektivitas smartphone. Perubahan hanya terjadi pada soket pengisian daya yang kini beralih ke USB Tipe-C dan pop up center hook yang lebih praktis.

Yamaha Lexi LX 155 justru unggul dalam urusan fitur kekinian. Motor ini sudah dibekali konektivitas smartphone dan saklar khusus di bagian kiri setang untuk mengontrol panel meter. Namun, ada satu catatan penting: Lexi LX 155 masih menggunakan rem belakang tromol, sementara Vario Evo 160 sudah double disc brake alias rem cakram di depan dan belakang.

Menariknya, kedua motor ini sama-sama mengandalkan sistem ABS single channel dan tidak dibekali fitur CVT elektronik seperti YECVT yang ada pada NMax atau Aerox. Artinya, dari segi keselamatan, Vario Evo 160 unggul dengan rem cakram ganda, sementara Lexi LX 155 menawarkan konektivitas yang lebih modern.

Kesimpulannya, pilihan antara Vario Evo 160 dan Lexi LX 155 kembali pada selera dan prioritas. Jika Anda menginginkan tampilan sporti, agresif, dan rem cakram penuh, Vario Evo 160 adalah jawabannya. Namun, jika Anda lebih menyukai desain elegan, fitur konektivitas, dan tampilan minimalis, Yamaha Lexi LX 155 layak dipertimbangkan.

Bagikan
Sumber: warungasep.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks