Pencarian

Gol Gvardiol Dianulir VAR di Injury Time, Kroasia Tersingkir usai Kalah 1-2 dari Portugal

Jumat, 03 Juli 2026 • 23:59:31 WIB
Gol Gvardiol Dianulir VAR di Injury Time, Kroasia Tersingkir usai Kalah 1-2 dari Portugal
Gol Josko Gvardiol dianulir VAR pada menit ke-13 injury time di laga Kroasia vs Portugal.

KALIMANTAN TENGAH — Laga Kroasia vs Portugal di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026), berakhir dramatis. Kroasia yang tertinggal 1-2 sempat mengira bisa memaksakan babak tambahan waktu lewat gol Josko Gvardiol pada menit ke-13 injury time. Namun, sorak-sorai berubah menjadi protes keras setelah wasit Espen Eskas menganulir gol tersebut.

Sensor Bola Deteksi Sentuhan Sekecil Apa Pun

Keputusan wasit berdasar pada data dari bola Trionda, produk adidas yang dilengkapi sensor IMU (Inertial Measurement Unit). FIFA menyatakan sensor ini merekam kontak fisik terhadap bola secara real-time dan mengirimkannya ke sistem VAR.

Data tersebut menunjukkan Igor Matanovic menyentuh bola dalam proses serangan sebelum umpan sampai ke Mario Pasalic. Sentuhan itu yang membuat posisi Pasalic—yang kemudian mengirim bola ke Gvardiol—dianggap offside karena menerima operan dari rekan setim.

“Teknologi canggih ini mampu mendeteksi sentuhan yang mungkin tidak tertangkap kamera,” demikian pernyataan resmi FIFA.

Protes Keras Luka Modric: “Kami Kehilangan Peluang Terakhir”

Kapten Kroasia, Luka Modric, memimpin protes ke wasit usai pertandingan. Ia menilai keputusan itu menghancurkan harapan tim yang sudah berjuang keras di sisa waktu normal.

“Kami kehilangan peluang terakhir untuk menyelamatkan diri. Tayangan ulang tidak secara jelas memperlihatkan sentuhan itu,” ujar Modric dikutip dari laporan resmi pertandingan.

Kontroversi semakin memanas karena tayangan ulang televisi tidak secara eksplisit menunjukkan Matanovic menyentuh bola. Banyak pengamat menilai keputusan sepenuhnya bergantung pada data sensor yang tidak bisa diverifikasi secara visual oleh publik.

Kroasia Tersingkir, Portugal Melaju ke Babak 16 Besar

Hasil ini membuat Kroasia harus angkat koper lebih awal dari turnamen. Portugal yang unggul lebih dulu berhasil mempertahankan keunggulan hingga akhir meski nyaris kecolongan di masa injury time yang panjang.

Keputusan VAR ini sekaligus menjadi ujian pertama bagi teknologi bola Trionda di momen kritis Piala Dunia 2026. Sebelumnya, FIFA mempromosikan sensor ini sebagai alat untuk meningkatkan akurasi keputusan offside dan handball.

Pertanyaan besar kini muncul: apakah teknologi ini akan menjadi standar baru atau justru memicu perdebatan serupa di laga-laga berikutnya?

Bagikan
Sumber: sports.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks