Pencarian

Wakil Bupati Sukamara Dorong Ponpes Nurul Hijrah Cetak Santri Adaptif dengan Perkembangan Zaman

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:04:52 WIB
Wakil Bupati Sukamara Dorong Ponpes Nurul Hijrah Cetak Santri Adaptif dengan Perkembangan Zaman
Wakil Bupati Sukamara Nur Efendi memberikan sambutan pada Milad ke-5 Ponpes Nurul Hijrah.

SUKAMARA — Wakil Bupati Sukamara Nur Efendi menekankan pentingnya adaptasi bagi para santri di tengah arus perubahan global. Ia menyebut Ponpes Nurul Hijrah Sukamara memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga kompetitif di era digital.

“Santri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Bukan berarti meninggalkan nilai-nilai pesantren, tetapi justru menguatkannya dengan wawasan dan keterampilan baru,” kata Nur Efendi saat memberikan sambutan di hadapan para pengasuh, santri, dan undangan.

Milad ke-5 Jadi Momentum Evaluasi

Milad ke-5 Ponpes Nurul Hijrah Sukamara menjadi momen refleksi bagi pengelola dan seluruh civitas pesantren. Wakil Bupati berharap perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajang untuk mengevaluasi capaian dan merancang program pengembangan ke depan.

Nur Efendi juga mengapresiasi konsistensi Ponpes Nurul Hijrah dalam menjalankan pendidikan berbasis akhlak dan kemandirian. Ia menilai pesantren memiliki kontribusi nyata dalam membentuk karakter santri yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Bekal Keterampilan untuk Santri

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati mengingatkan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Menurutnya, pesantren perlu mengintegrasikan kurikulum agama dengan penguasaan teknologi informasi, bahasa asing, dan kewirausahaan.

“Kami ingin lulusan Ponpes Nurul Hijrah tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga bisa menjadi pemimpin di komunitasnya, bahkan mampu menciptakan lapangan kerja,” ujar Nur Efendi.

Pemerintah Kabupaten Sukamara, lanjutnya, siap mendukung program-program inovatif yang digagas pesantren. Dukungan itu bisa berupa fasilitasi pelatihan, akses permodalan bagi santri yang ingin merintis usaha, hingga kerja sama dengan dinas terkait.

Peran Pesantren di Era Digital

Ponpes Nurul Hijrah Sukamara sendiri telah berusia lima tahun dan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya. Milad ke-5 ini diharapkan menjadi titik awal bagi pesantren untuk melahirkan lebih banyak santri yang adaptif dan berdaya saing tinggi.

Wakil Bupati menambahkan, pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis komunitas harus mampu membaca kebutuhan zaman. “Jangan sampai santri kita tertinggal hanya karena tidak dibekali keterampilan yang relevan. Pesantren harus menjadi solusi, bukan sekadar tempat mengaji,” tegasnya.

Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks