SUKAMARA — Sebanyak 43 ekor sapi kurban telah disalurkan Pemerintah Kabupaten Sukamara kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan ibadah Idul Adha. Hewan ternak itu merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah melalui APBD dan sejumlah perusahaan yang menjalankan program CSR di Bumi Gawi Barinjam.
Bantuan dari Dua Sumber: APBD dan Korporasi
Bupati Sukamara, H. Ahmadi, mengungkapkan bahwa total 43 ekor sapi tersebut berasal dari dua sumber utama. Sebagian dialokasikan langsung dari anggaran daerah, sementara sisanya merupakan partisipasi dari perusahaan swasta dan BUMN yang beroperasi di kabupaten tersebut.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta. Ini wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat," ujar Bupati Ahmadi dalam keterangannya, Senin (17/6).
Distribusi Diprioritaskan untuk Wilayah Terpencil
Pemkab Sukamara memprioritaskan pendistribusian hewan kurban ke desa-desa terpencil dan kantong-kantong kemiskinan. Langkah ini diambil agar pemerataan manfaat ibadah kurban bisa dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan.
Proses pemotongan dan distribusi daging dilakukan oleh panitia yang dibentuk di setiap kecamatan. Petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan turun langsung untuk memeriksa kesehatan hewan sebelum dipotong.
Dampak: Ratusan Keluarga Terbantu Pasokan Protein
Bantuan 43 ekor sapi kurban ini diperkirakan mampu menjangkau ratusan kepala keluarga di Sukamara. Daging kurban menjadi sumber protein hewani yang signifikan bagi warga yang selama ini jarang mengonsumsi daging sapi karena keterbatasan ekonomi.
Setiap keluarga penerima mendapatkan jatah daging segar yang langsung didistribusikan setelah proses pemotongan selesai. Pemkab memastikan tidak ada potongan yang dijual kembali oleh pihak mana pun.
Apa Langkah Pemkab Selanjutnya?
Pemkab Sukamara berencana mengevaluasi pelaksanaan program bantuan hewan kurban tahun ini untuk perbaikan di masa mendatang. Bupati Ahmadi menyebut akan mendorong lebih banyak perusahaan di wilayahnya untuk berpartisipasi pada Idul Adha tahun depan.
"Kami ingin jumlah penerima manfaat terus bertambah. Kerja sama dengan perusahaan akan terus diperluas," pungkasnya.