Pencarian

Dishub Kotim Gunakan Alat Ketok Chasis Otomatis Pertama di Kalteng

Selasa, 05 Mei 2026 • 15:14:20 WIB
Dishub Kotim Gunakan Alat Ketok Chasis Otomatis Pertama di Kalteng
Dishub Kotim resmi operasikan alat ketok chasis otomatis pertama di Kalimantan Tengah.

SAMPIT — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan terobosan dalam pelayanan publik dengan menghadirkan alat ketok chasis otomatis. Teknologi terbaru ini mulai dioperasikan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) setempat untuk meningkatkan akurasi identitas kendaraan.

Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, menjelaskan bahwa pengadaan alat ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memodernisasi layanan KIR. Penggunaan teknologi otomatis ini diklaim sebagai langkah maju bagi sistem pengujian kendaraan di wilayah berjuluk Bumi Habaring Hurung tersebut.

“Alat ketok chasis otomatis ini digunakan untuk pemberian nomor uji berkala atau KIR, pada chasis kendaraan secara permanen,” ujar Raihansyah, Selasa (5/5/2026).

Nomor Uji Permanen untuk Cegah Pemalsuan Identitas

Sistem baru ini memastikan nomor uji yang terpasang pada chasis kendaraan bersifat tetap. Langkah ini diambil untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan identitas kendaraan yang kerap terjadi di lapangan. Dengan ketukan mesin otomatis, hasil penomoran menjadi lebih rapi dan sulit untuk dimanipulasi.

Raihansyah menegaskan bahwa identitas yang sudah terukir pada fisik kendaraan tidak dapat dipindahkan ke unit lain. Hal ini tetap berlaku meskipun kendaraan tersebut mengalami perpindahan kepemilikan atau melakukan mutasi administrasi ke daerah lain di luar Kotawaringin Timur.

“Nomor uji yang sudah terpasang di chasis akan tetap melekat selama kendaraan itu masih digunakan dan tidak bisa dipindahkan ke kendaraan lain,” jelasnya.

Inovasi Pertama di Kalimantan Tengah

Penerapan teknologi ini menempatkan Dishub Kotim sebagai pionir di Kalimantan Tengah. Sebelumnya, proses penomoran chasis dilakukan secara manual yang memakan waktu lebih lama dan memiliki tingkat presisi yang bervariasi. Kehadiran alat otomatis ini memangkas durasi pelayanan sekaligus memberikan kepastian standar bagi pemilik kendaraan.

“Ini merupakan terobosan pertama di Kalteng dalam proses pengujian kendaraan bermotor, khususnya pada layanan KIR,” tambah Raihansyah.

Melalui digitalisasi dan otomatisasi alat uji, Dishub Kotim menargetkan terciptanya ekosistem transportasi yang lebih tertib dan transparan. Selain aspek administrasi, keakuratan data chasis sangat krusial untuk memantau kelayakan teknis kendaraan yang beroperasi di jalan raya, yang pada akhirnya berdampak langsung pada keselamatan pengguna jalan.

Implementasi alat ketok chasis otomatis ini diharapkan mampu mendorong pemilik kendaraan angkutan barang maupun orang di Kotawaringin Timur untuk lebih disiplin melakukan uji berkala. Proses yang lebih cepat dan akurat menjadi daya tarik utama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor perhubungan.

Bagikan
Sumber: tintaborneo.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks