Pencarian

AirPods dengan Kamera Bocor di macOS 26.7, Ini Detail Cara Kerjanya

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 09:30:01 WIB
AirPods dengan Kamera Bocor di macOS 26.7, Ini Detail Cara Kerjanya
Bocoran kode program pada macOS Tahoe 26.7 mengungkapkan AirPods dengan dua kamera RGB untuk mendukung fitur Visual Intelligence.

KALIMANTAN TENGAH — Apple kembali memicu spekulasi publik setelah video dan kode program dari AirPods berkamera-nya bocor lewat versi uji coba macOS Tahoe 26.7 pekan ini. Bocoran ini memberi gambaran teknis yang lebih jelas tentang perangkat yang sebelumnya hanya dikenal lewat rumor, sekaligus memicu pertanyaan soal privasi dan akurasi kecerdasan buatan (AI) di perangkat wearable.

Dua Kamera, Satu Tujuan: Membaca Dunia untuk AI

Berbeda dari kamera pada umumnya, AirPods ini dirancang dengan dua kamera RGB yang masing-masing tertanam di kedua earbud. Kamera tersebut hanya mampu mengambil gambar diam dengan resolusi maksimal 1 megapiksel (MP).

Gambar dari kedua sisi akan disinkronkan oleh perangkat lunak Visual Intelligence menjadi satu kesatuan informasi. Sistem ini diklaim mampu memahami lingkungan sekitar pengguna, bukan untuk sekadar mendokumentasikan momen.

Menariknya, pemrosesan awal gambar dilakukan langsung di perangkat (on-device). Kode yang bocor menyebut istilah "peripheral inference" yang mengindikasikan adanya deteksi objek secara lokal tanpa harus mengirim data mentah ke server.

Mode Aktif dan Pasif: Bagaimana Sistem Menyaring Data?

Untuk menghemat daya dan memastikan data yang diambil berkualitas, sistem memiliki dua mode pengambilan gambar. Mode aktif menghasilkan gambar beresolusi lebih tinggi, sementara mode pasif beroperasi dengan pengaturan lebih rendah.

Perangkat juga dilengkapi sensor accelerometer untuk mendeteksi gerakan kepala. Jika pengguna bergerak terlalu cepat atau pandangan terhalang, perangkat lunak akan otomatis menolak gambar yang dianggap buruk. Hal ini memastikan data yang dikirim ke AI selalu dalam kondisi prima.

Lampu indikator kecil juga akan menyala di setiap earbud saat kamera aktif. Meski begitu, perlu ditegaskan bahwa fitur ini bukan untuk merekam video atau mengambil foto untuk kebutuhan pribadi, melainkan murni untuk kebutuhan analisis AI.

Fungsi Utama: "Menyimpan" Dunia Lewat Perintah Suara

Video demo singkat yang ikut bocor memperlihatkan skenario penggunaan paling gamblang. Seorang pria meminta Siri untuk mengingat sebuah buku yang sedang ia lihat. Narasi dalam video menyebutkan, "dengan Visual Intelligence, dunia Anda bisa disimpan. Lihat sesuatu yang Anda suka? Cukup minta saya untuk menyimpannya nanti."

Skenario ini menegaskan bahwa AirPods berkamera adalah bagian dari upaya Apple merombak asisten virtualnya. Sistem multimodal ini nantinya akan menjadi "mata" bagi Siri untuk menganalisis objek di dunia nyata dan menjalankan perintah terkait.

Kapan Rilis dan Apa Tantangannya?

Pertanyaan terbesar yang belum terjawab adalah akurasi. Kamera beresolusi rendah sering kali menjadi tantangan bagi model AI yang sudah rentan membuat kesalahan, bahkan dengan data yang sempurna sekalipun.

Soal waktu peluncuran, masih simpang siur. Acara bertajuk iPhone 18 yang dijadwalkan bulan depan berpotensi menjadi panggung pengumuman, mengingat video demo ditemukan di sistem operasi terbaru. Namun, jurnalis Bloomberg Mark Gurman justru memperkirakan perangkat ini baru akan dirilis pada 2027.

Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini masih perlu ditunggu kepastiannya. Namun, dari sisi teknologi, langkah Apple ini bisa menjadi fondasi baru bagi cara manusia berinteraksi dengan perangkat pintar, di mana wearable tidak hanya mendengar, tetapi juga "melihat" dan memahami konteks di sekitarnya.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks