Pencarian

11 UMKM Binaan BI Kalteng Tembus Panggung KKI 2026 Jakarta, Batik Tulis hingga Kuliner Tembus Pasar Eropa

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:48:32 WIB
11 UMKM Binaan BI Kalteng Tembus Panggung KKI 2026 Jakarta, Batik Tulis hingga Kuliner Tembus Pasar Eropa
Pengunjung mengamati produk batik tulis karya Griya Batik Umiy Lasega, salah satu UMKM binaan Bank Indonesia Kalteng yang tampil di KKI 2026 Jakarta.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Tengah membawa 11 UMKM binaannya untuk unjuk produk di ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 20–23 Agustus 2026. Dua di antaranya, Griya Batik Umiy Lasega dan Dapur S’best, tampil langsung di lokasi acara setelah berhasil menembus pasar ekspor hingga Polandia dan Bangladesh.

PALANGKA RAYA — Sebanyak 11 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Tengah (Kalteng) unjuk produk unggulan pada ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, 20–23 Agustus 2026. Partisipasi ini menjadi wujud komitmen BI dalam memacu pengembangan UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Ajang yang mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing” ini dibuka resmi oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming. Pembukaan turut disaksikan jajaran menteri Kabinet, pimpinan lembaga tinggi negara, duta besar negara sahabat, hingga ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Dua UMKM Tampil Luring Setelah Tembus Pasar Eropa dan Asia

Griya Batik Umiy Lasega dan Dapur S’best terpilih sebagai perwakilan luring Kalteng karena dinilai berhasil melewati rangkaian pembinaan terpadu BI dari hulu ke hilir. Pembinaan itu mencakup peningkatan kapasitas usaha, pendampingan manajemen, perluasan akses pembiayaan, hingga transformasi digital menuju pasar ekspor.

Griya Batik Umiy Lasega yang bergerak di bidang wastra dan busana siap pakai (ready to wear) terbukti sukses menembus pasar internasional hingga Polandia dan Belanda. UMKM ini melahirkan inovasi bernilai tinggi, seperti penggunaan bahan malam dari minyak kelapa sawit serta aplikasi motif batik pada kain linen.

Keunggulan itu mengantarkan Griya Batik Umiy Lasega tampil di arena Hall of Inspiration KKI 2026 melalui karya bertajuk “Legenda Rusa Borneo”. Batik tulis premium bernuansa flora Borneo ini dilukis di atas kain katun Jepang menggunakan malam kelapa sawit, melambangkan harmoni antara manusia, alam, dan ketahanan budaya lokal.

Di sektor olahan pangan, Dapur S’best juga menunjukkan capaian gemilang dengan memperluas jangkauan pasar hingga Australia dan Bangladesh. Tak hanya fokus pada ekspor, Dapur S’best mekar sebagai mitra penyuplai pangan dalam mendukung program prioritas pemerintah seperti penyediaan makanan bergizi gratis.

Barista Kalteng Tembus Semifinal Cangkir Barista Championship

Kontingen Kalteng kian mencuri perhatian dengan kehadiran barista terbaik daerah, Muhammad Jodi Irawan, yang berhasil menembus babak semifinal Cangkir Barista Championship Pejuang Kopi Nusantara 2026. Keikutsertaan ini merupakan hasil kurasi matang yang diawali dari ajang Road to KKI 2026 bertajuk Pesona Tambun Bungai pada Mei 2026 lalu.

Adapun sembilan UMKM Kalteng lainnya yang unjuk produk melalui pameran daring di portal KKI mencakup Batik Moneng, Indang Apang Gallery, Jawet Niang, Mel’s Gallery, Must Yoan Farm, Mentaya Sweet, Sedaun Herbal, KWT Agro Sukses, dan Weavora.

Seluruh UMKM Binaan BI Kalteng Terkoneksi QRIS

Guna memperkuat daya saing di era digital, seluruh UMKM binaan BI Kalteng kini telah terkoneksi penuh dengan ekosistem pembayaran nontunai QRIS serta aktif memasarkan produknya melalui marketplace. Melalui partisipasi di ajang yang diikuti lebih dari 550 UMKM luring dan 1.300 UMKM daring ini, produk-produk ekonomi kreatif asal Bumi Tambun Bungai diharapkan tidak hanya menggerakkan roda perekonomian daerah, tetapi juga semakin dikenal luas di panggung global.

Dalam sambutan pembukaannya, Destry Damayanti menegaskan pentingnya tiga pilar utama dalam pembinaan UMKM nasional ke depan. “Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: balanganews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks