Pencarian

IPMK Palangka Raya Gelar Makrab 2 Hari untuk Mahasiswa Baru Asal Kotim, Diisi Pengenalan Daerah hingga Sejarah Organisasi

Senin, 05 Oktober 2026 • 13:28:01 WIB
IPMK Palangka Raya Gelar Makrab 2 Hari untuk Mahasiswa Baru Asal Kotim, Diisi Pengenalan Daerah hingga Sejarah Organisasi
Mahasiswa baru asal Kotim mengikuti malam keakraban IPMK Palangka Raya di Anjungan Betang Kotim, Palangka Raya.

Ikatan Pelajar Mahasiswa Kotawaringin Timur (IPMK) Palangka Raya menggelar malam keakraban bagi mahasiswa baru asal Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, di Anjungan Betang Kotim, Palangka Raya. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 3–4 Oktober 2026, dengan agenda berbagi pengalaman perkuliahan, pengenalan daerah Kotim, dan sejarah IPMK Palangka Raya. Peserta menginap di anjungan dan mengikuti permainan serta pembagian hadiah untuk membangun kebersamaan.

PALANGKA RAYA — Ketua Umum IPMK Palangka Raya Muhammad Sya'ban menyebut makrab sebagai momentum memperkenalkan organisasi sekaligus membangun rasa kekeluargaan di antara mahasiswa asal Kotim yang menempuh pendidikan di Palangka Raya. Kegiatan itu dihadiri Ketua KPID Kalteng Sesa Mareki, alumni IPMK Palangka Raya Mulia Gumi, serta pengurus IPMK Palangka Raya periode 2025–2026.

Menurut Sya'ban, IPMK Palangka Raya tidak hanya menjadi wadah berkegiatan, tetapi juga ruang bagi mahasiswa berhimpun, berdiskusi, membangun jaringan, dan saling membantu selama menjalani kehidupan di perantauan.

Saling Mengenal, Saling Membantu, Saling Menguatkan

Mahasiswa asal Kotim yang berada di Palangka Raya perlu membangun rasa kebersamaan dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Pesan itu disampaikan Sya'ban saat membuka makrab.

"Selamat datang di lingkungan baru. Dan yang paling penting, selamat datang di keluarga besar IPMK Palangka Raya," kata Sya'ban.

Ia menekankan pentingnya saling mengenal di antara mahasiswa yang berasal dari daerah yang sama. "Kita semua datang dari daerah yang sama, Kotim. Karena itu, jangan sampai ketika berada di Palangka Raya kita berjalan sendiri-sendiri. Kita harus saling mengenal, saling membantu dan saling menguatkan," ujarnya.

Sya'ban juga mendorong mahasiswa asal Kotim memiliki kepedulian terhadap perkembangan daerah. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Kotim, tetapi ikut mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

"Kita harus punya kepedulian terhadap Kotawaringin Timur. Kita harus tahu apa yang sedang terjadi dan bagaimana mahasiswa bisa mengambil bagian," tegasnya.

Kejati Kalteng Sebut Kotim Terus Lahirkan Generasi Tangguh

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Hendri Hanafi yang membuka kegiatan tersebut menilai Kotim memiliki potensi besar dan terus melahirkan generasi muda yang tangguh. Ia menyebut potensi sumber daya daerah, mulai dari sektor pertambangan hingga perkebunan kelapa sawit, harus dimanfaatkan secara bijak oleh generasi muda.

"Kotim terus melahirkan orang-orang hebat, tangguh, dan luar biasa. Saya belajar dari salah satu atasan saya yang beberapa waktu lalu menjadi Kajati, Pak Agus Sahat. Beliau adalah orang Sampit," kata Hendri.

Hendri mendorong mahasiswa asal Kotim mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah, Palangka Raya, maupun Kalimantan Tengah.

"Adik-adik semua harus menjadi motor penggerak, orang-orang yang mampu menjadi pemimpin-pemimpin terbaik dan memanfaatkan kekayaan Kotim untuk kemajuan dan kesejahteraan," ujarnya.

Peringatan agar Tak Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Hendri mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan memperoleh pendidikan di perguruan tinggi. Pendidikan dinilainya sebagai salah satu modal penting dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

"Kalau kesempatan yang Tuhan berikan ini tidak mampu dimanfaatkan dan tidak mau mempersiapkan diri, maka siap-siap menjadi penonton di negeri sendiri," katanya.

Rangkaian makrab diisi dengan berbagi pengalaman mengenai perkuliahan, pengenalan daerah Kotim, serta pengenalan sejarah IPMK Palangka Raya. Panitia menyiapkan permainan dan hadiah sebagai bagian dari kegiatan untuk membangun kebersamaan antarmahasiswa baru.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks