Pencarian

Disdik Palangka Raya Minta Pelajar Tetap Hormati Orang Tua dan Guru di Tengah Derasnya Arus Budaya Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:26:32 WIB
Disdik Palangka Raya Minta Pelajar Tetap Hormati Orang Tua dan Guru di Tengah Derasnya Arus Budaya Luar
Sekretaris Disdik Palangka Raya menyampaikan imbauan penguatan adab pelajar kepada orang tua dan guru di tengah derasnya arus budaya luar.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengingatkan seluruh peserta didik untuk memperkuat adab dan rasa hormat kepada orang tua serta guru di tengah gempuran pengaruh budaya asing. Imbauan ini disampaikan menyusul semakin mudahnya akses informasi dan budaya luar melalui teknologi digital yang dikhawatirkan menggerus nilai kesopanan lokal.

PALANGKA RAYA — Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan, menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menjadi alasan memudarnya etika generasi muda. Menurutnya, pendampingan dari guru dan orang tua menjadi kunci utama agar pelajar mampu memilah budaya positif dari pengaruh negatif yang masuk melalui gawai mereka.

"Anak-anak kita harus tetap memiliki adab dan menghormati orang tua serta guru. Perkembangan zaman boleh semakin canggih, tetapi nilai-nilai kesopanan dan budaya daerah harus tetap dijaga," ujar Vico di Palangka Raya, Rabu.

Peran Guru dalam Menyaring Informasi Digital

Vico meminta jajaran guru di seluruh sekolah untuk aktif memberikan pemahaman literasi digital kepada siswa. Guru tidak hanya bertugas mengajar mata pelajaran, tetapi juga menjadi benteng pertama dalam mengawasi perilaku anak di lingkungan sekolah.

"Kami terus mengingatkan para guru untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik supaya mereka tidak mudah terpengaruh budaya luar yang negatif dan tetap menghormati budaya yang ada di daerah kita," bebernya.

Pengawasan Orang Tua terhadap Permainan Daring

Perhatian khusus turut disorotkan pada kebiasaan anak bermain gim daring. Aktivitas ini dinilai dapat mengganggu waktu belajar dan interaksi sosial jika tidak dikontrol dengan baik oleh keluarga.

"Game online juga perlu dikontrol. Kalau anak terlalu lama bermain tanpa pengawasan, tentu dapat mengganggu waktu belajar, istirahat, bahkan interaksi mereka dengan keluarga dan lingkungan," ungkap Vico.

Komunikasi Kunci Pendampingan Anak

Disdik mendorong terciptanya sinergi antara sekolah dan rumah dalam membentuk karakter siswa. Komunikasi yang intensif dinilai mampu mencegah anak terjerumus pada konten negatif yang mudah diakses melalui ponsel pribadi masing-masing.

"Semoga saja peserta didik kita tidak mudah terpengaruh dengan budaya luar yang saat ini sangat mudah mereka akses, baik melalui media sosial maupun internet yang saat ini bisa digunakan melalui handphone pribadinya masing-masing," demikian Vico.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks