Pencarian

Pemkab Barito Utara Tinjau Proyek Air Bersih Rp 50 Miliar, Targetkan Layanan Penuh di Muara Teweh Desember 2026

Rabu, 02 September 2026 • 14:30:01 WIB
Pemkab Barito Utara Tinjau Proyek Air Bersih Rp 50 Miliar, Targetkan Layanan Penuh di Muara Teweh Desember 2026
Bupati Barito Utara Shalahuddin meninjau langsung fasilitas PDAM Muara Teweh untuk memastikan layanan air bersih bagi masyarakat.

MUARA TEWEH — Bupati Barito Utara Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan dan Sekda Muhlis meninjau langsung Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Teweh, Rabu. Kunjungan ini menjadi langkah pemkab untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih benar-benar tertangani, terutama di tengah musim kemarau yang melanda wilayah tersebut.

Dalam peninjauan itu, pemkab memastikan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN 2026 senilai Rp 50 miliar siap digunakan untuk pembangunan fasilitas air bersih. Bupati menegaskan, persoalan air di Barito Utara tidak hanya diselesaikan dengan solusi sementara, melainkan harus tuntas hingga ke seluruh kecamatan.

Booster Injeksi Jadi Solusi Jangka Pendek

Shalahuddin menjelaskan, penanganan jangka pendek untuk mengatasi gangguan distribusi air sebenarnya sudah berjalan. Langkah injeksi atau booster sempat terkendala karena perangkat pendukung belum tersedia, namun kini pasokan air kembali lancar.

"Jangka pendeknya, kemarin sudah kita laksanakan. Karena booster-nya belum ada, kita lakukan injeksi dan sudah lancar," kata Shalahuddin di Muara Teweh.

Adapun untuk solusi permanen, pemkab menyiapkan anggaran sekitar Rp 4,5 miliar melalui skema proyek tahun jamak atau multiyears. Target penyelesaian penanganan pelayanan air bersih di kawasan perkotaan ditetapkan pada Desember 2026.

Rincian Pemanfaatan Dana APBN Rp 50 Miliar

Direktur PDAM Barito Utara Rosmanjaya Anor memaparkan, bantuan pusat tersebut bakal digunakan untuk membangun sejumlah infrastruktur vital. Mulai dari Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir, laboratorium, rumah pompa, hingga jaringan perpipaan menuju kawasan lingkar kota.

Proyek ini juga mencakup pembangunan booster di lingkar kota dan jaringan pipa menuju Aisyah Dharmaga. Sebanyak 200 sambungan rumah baru menjadi bagian dari paket pekerjaan yang tengah disiapkan tersebut.

Tambahan Kapasitas 50 Liter per Detik Jadi Andalan

Dengan hadirnya fasilitas baru itu, kapasitas produksi PDAM Muara Teweh ditargetkan bertambah sekitar 50 liter per detik. Tambahan ini dinilai mampu memperkuat distribusi air dan menjangkau jaringan pipa baru yang selama ini belum terlayani optimal.

"Harapan kita air itu semua kecamatan betul-betul diterima oleh masyarakat semua," ujar Shalahuddin menegaskan target pemerataan layanan tersebut.

PDAM berharap seluruh wilayah yang selama ini kesulitan mendapat pasokan air bersih bisa segera terlayani setelah proyek infrastruktur ini rampung dikerjakan.

Imbauan Hemat Air Saat Kemarau

Di tengah kondisi musim kemarau, kapasitas produksi PDAM masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan apabila konsumsi masyarakat meningkat drastis. Rosmanjaya mengingatkan warga untuk menggunakan air secara bijak dan saling berbagi.

"Kita ini dalam musim kemarau. Jadi mempergunakan air itu berhematlah, kita berbagi, karena produksi kami tidak mencukupi untuk dinaikkan produksinya lagi," kata Rosmanjaya Anor.

Bupati Shalahuddin menyampaikan imbauan serupa. Masyarakat diminta menahan penggunaan air secara berlebihan sembari menunggu seluruh fasilitas baru selesai dibangun dan beroperasi penuh.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks