Pencarian

Bupati Kotim Kerahkan Seluruh OPD Suplai Air ke Titik Karhutla, Mobil Pemadam Fokus Padamkan Api

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:49:02 WIB
Bupati Kotim Kerahkan Seluruh OPD Suplai Air ke Titik Karhutla, Mobil Pemadam Fokus Padamkan Api
Armada dari seluruh OPD Pemkab Kotim dikerahkan untuk menyuplai air ke lokasi karhutla, Jumat (21/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini mengerahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu suplai air ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas. Langkah ini diambil agar mobil pemadam kebakaran dapat fokus melakukan penyemprotan di titik api, sementara kebutuhan air ditangani armada dari berbagai dinas.

SAMPIT — Bupati Kotim, Halikinnor, memerintahkan seluruh perangkat daerah untuk turun langsung membantu penanganan karhutla. Armada milik sejumlah OPD mulai bergerak membawa tandon atau tangki air menuju lokasi yang membutuhkan pasokan, Jumat (21/8/2026).

Langkah ini ditempuh karena kebutuhan air menjadi kendala utama dalam operasi pemadaman. Dengan adanya dukungan armada suplai, mobil pemadam diharapkan tidak perlu bolak-balik mengambil air dan bisa lebih maksimal menyemprot titik api.

Mengapa Seluruh OPD Dilibatkan?

Halikinnor menegaskan bahwa kondisi karhutla di Kotim dalam beberapa waktu terakhir semakin parah. Penanganan dinilai tidak bisa lagi dibebankan hanya kepada BPBD atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

"Kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi karhutla yang dalam beberapa waktu terakhir membutuhkan penanganan serius. Dukungan personel, armada, peralatan, maupun suplai air menjadi bagian penting dalam memperkuat respons pemerintah daerah di lapangan," ujarnya.

Pembagian Tugas di Lapangan

Sistem yang diterapkan membagi peran secara jelas. Mobil pemadam kebakaran beroperasi sebagai unit penyemprot utama, sementara kendaraan dari OPD bertugas menjaga ketersediaan air di lokasi agar operasi tidak terhenti.

Halikinnor berharap skema ini dapat mempercepat pengendalian api. Ia juga mengingatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya dirasakan warga di sekitar lokasi kebakaran, tetapi berpotensi mengganggu sektor kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga perekonomian jika asap menyebar luas.

Imbauan Tegas untuk Masyarakat

Di tengah mobilisasi armada, bupati juga mengeluarkan imbauan keras kepada publik. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

"Saya imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api," tegas Halikinnor.

Pemerintah daerah tak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara petugas pemadam, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar penanganan karhutla berjalan lebih cepat dan efektif.

"Melalui sinergi pemerintah daerah, petugas pemadam, aparat dan masyarakat, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif, sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat dapat diminimalkan," pungkasnya.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tintaborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks