SAMPIT — Pengamatan pukul 07.00 WIB menunjukkan suhu udara 25,3 derajat Celsius dengan kelembapan 96 persen. Angin bertiup dari utara pada arah 10 derajat dengan kecepatan enam kilometer per jam.
Kepala Stasiun Meteorologi Haji Asan Kotawaringin Timur Mulyono Leo Nardo menyebut kabut asap datang bersama tutupan awan cumulonimbus. Kombinasi keduanya membuat langit Sampit tampak gelap sejak pagi.
"Saat ini cuaca masih asap disertai tutupan awan cumulonimbus, sehingga nampak gelap," katanya.
Jarak Pandang Membaik jadi 1 Kilometer pada Pukul 08.00 WIB
Pembaruan pengamatan dua jam kemudian memperlihatkan jarak pandang di Sampit naik menjadi satu kilometer. Cuaca terpantau hujan ringan disertai guntur, dengan suhu turun ke 24,8 derajat Celsius dan kelembapan 88 persen.
Perbaikan jarak pandang itu belum berarti kabut asap hilang sepenuhnya. Hujan ringan yang turun justru menjadi bagian dari potensi cuaca yang diperingatkan BMKG.
Tujuh Kecamatan di Kotim Masuk Peringatan Dini Hujan Lebat
BMKG Kalimantan Tengah memperbarui peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Peringatan itu mulai berlaku pukul 08.10 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.
Wilayah Kotim yang masuk peringatan awal meliputi Cempaga, Parenggean, Mentawa Baru Ketapang, Pulau Hanaut, Seranau, Cempaga Hulu, dan Tualan Hulu. Potensi cuaca serupa dapat meluas ke kecamatan lain di Kotim serta sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Jarak pandang yang terbatas dikhawatirkan mengganggu perjalanan warga, terutama pengendara yang melintas di ruas jalan utama Sampit. Hujan disertai petir dan angin kencang menambah risiko aktivitas di luar ruangan.
Imbauan bagi Warga yang Beraktivitas Pagi
Masyarakat diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara selama periode peringatan dini. Pengendara sebaiknya menyalakan lampu kendaraan dan menjaga jarak aman ketika jarak pandang menurun.
Warga yang hendak keluar rumah pagi ini perlu memperhatikan pembaruan cuaca dari BMKG, mengingat peringatan dini berlaku singkat hingga pukul 10.00 WIB. Setelah periode itu, kondisi lapangan di Sampit dan sekitarnya masih dapat berubah mengikuti perkembangan awan dan hujan.