Pencarian

Kabut Asap Sampit Turunkan Jarak Pandang Jadi 50 Meter, Warga Sebut Masker Medis Tak Mempan

Selasa, 20 Oktober 2026 • 09:17:01 WIB
Kabut Asap Sampit Turunkan Jarak Pandang Jadi 50 Meter, Warga Sebut Masker Medis Tak Mempan
Jarak pandang di Sampit tercatat 50 meter pada pukul 07.00 WIB akibat kabut asap.

SAMPIT — Pengamatan BMKG Kotawaringin Timur menunjukkan jarak pandang di Sampit hanya tersisa 50 meter pada pukul 07.00 WIB. Angka itu turun separuh dari catatan pukul 06.00 WIB yang masih 100 meter. Kabut asap disertai angin tenang atau calm dengan kecepatan 0 kilometer per jam.

Pada pengamatan pukul 06.00 WIB, suhu tercatat 22 derajat Celsius dengan kelembapan udara 81 persen. Satu jam berselang, suhu naik tipis menjadi 23 derajat Celsius sementara kelembapan melonjak ke 97 persen. Kondisi kabut asap masih terpantau pada pengamatan berikutnya.

Keluhan Warga: Masker Medis Tak Lagi Mempan

Dayah, warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, merasakan langsung dampak asap saat beraktivitas pagi. Ia menyebut asap terasa masuk ke saluran pernapasan meski sudah memakai masker.

"Masker medis biasa sepertinya sudah tidak mempan. Harus lapis dua atau masker khusus. Asap terlalu menyengat dan mata perih," ungkap Dayah.

Keluhan serupa muncul dari warga lain yang harus tetap keluar rumah untuk bekerja. Mata perih dan tenggorokan gatal menjadi gejala yang paling sering disebut.

Pengendara Diminta Waspada di Jalan

Jarak pandang 50 meter membuat pengguna jalan wajib meningkatkan kewaspadaan. Lampu kendaraan perlu dinyalakan meski hari masih pagi. Kecepatan kendaraan sebaiknya dikurangi, terutama di ruas jalan lintas yang ramai truk.

Warga juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan selama asap masih terasa menyengat. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih.

Data Visibilitas Bukan Ukuran Kualitas Udara

Angka jarak pandang menggambarkan terbatasnya visibilitas akibat kabut asap. Data itu tidak secara langsung menunjukkan tingkat konsentrasi polutan atau kategori kualitas udara di Sampit.

Warga yang mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan memburuk diminta segera mencari pertolongan medis. Fasilitas kesehatan terdekat menjadi rujukan pertama sebelum kondisi memburuk.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: klikkalteng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks