Pencarian

Gubernur Kalteng Instruksikan SMAN 1 Cempaga Kotim Dibangun Kembali pada 2026 Usai Terbakar

Senin, 05 Oktober 2026 • 13:31:31 WIB
Gubernur Kalteng Instruksikan SMAN 1 Cempaga Kotim Dibangun Kembali pada 2026 Usai Terbakar
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau lokasi kebakaran SMAN 1 Cempaga, Kotawaringin Timur.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menyusun perencanaan pembangunan kembali gedung SMAN 1 Cempaga di Kabupaten Kotawaringin Timur yang terbakar. Instruksi disampaikan langsung saat gubernur meninjau lokasi kebakaran, Sabtu sore, dengan target pembangunan kembali rampung pada 2026. Kebakaran pada Minggu (27/9) dini hari menghanguskan lima ruangan, diduga akibat korsleting listrik dari kulkas di ruang wakil kepala sekolah.

SAMPIT — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memastikan pemerintah provinsi mengambil alih penanganan pascakebakaran SMAN 1 Cempaga. Perintah itu ia sampaikan langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Reza Prabowo dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Juni Gultom saat meninjau bangunan sekolah yang terbakar.

"Segera kami akan bangun," tegas Agustiar di sela peninjauan bangunan SMAN 1 yang telah terbakar, Sabtu sore.

Dalam kunjungan itu, gubernur juga bertemu para guru SMAN 1 Cempaga. Pemerintah provinsi menargetkan pembangunan kembali gedung sekolah dapat dilaksanakan dalam tahun 2026.

Lima Ruangan Hangus, Tiga di Antaranya Ruang Kelas

Kebakaran menghanguskan sebagian besar bangunan SMAN 1 Cempaga pada Minggu (27/9) dini hari. Api meluas dengan cepat karena terjadi saat sekolah dalam kondisi kosong.

Polres Kotim mencatat lima ruangan terdampak langsung kobaran api. Bangunan yang terbakar terdiri atas tiga ruang kelas, satu ruang wakil kepala sekolah, dan satu ruang guru.

Bukan hanya bangunan yang rusak. Berbagai fasilitas serta aset milik pemerintah di dalam ruangan ikut terdampak.

Korsleting Kulkas di Ruang Wakil Kepala Sekolah Jadi Sumber Api

Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Sugiharso mengungkap dugaan sumber api berasal dari korsleting listrik. Perangkat yang memicu korsleting adalah kulkas di ruang wakil kepala sekolah.

"Untuk penyebab kebakaran di SMAN 1 Cempaga ini adalah dari korsleting listrik pada kulkas yang berada di ruang wakil kepala sekolah," kata Sugiharso.

Temuan itu berdasarkan hasil penanganan dan pemeriksaan awal petugas di lokasi.

Kepala Sekolah Sebut Janji Pembangunan Disampaikan Langsung

Kepala SMAN 1 Cempaga M. Toyep menyambut baik kunjungan gubernur ke sekolahnya. Menurut dia, kepastian pembangunan tahun ini menjadi kabar yang dinanti warga sekolah.

"Alhamdulillah telah ada kunjungan dari Bapak Gubernur dan beliau memastikan, menjanjikan akan dibangun tahun ini juga," ujarnya.

Langkah berikutnya menunggu penyusunan perencanaan teknis dari Disdik dan DPUPR Kalteng. Jadwal pembangunan mengikuti hasil perencanaan kedua dinas tersebut.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks