PALANGKA RAYA — Sekretaris Umum Karang Taruna Provinsi Kalimantan Tengah, Freddy Simamora, menyerahkan langsung bantuan logistik kepada perwakilan Relawan Pemadam Kebakaran Universitas Palangka Raya (UPR), Rizky Agus Liano. Penyerahan berlangsung di Palangka Raya, Jumat (28/8/2026).
Bantuan ini merupakan wujud kepedulian organisasi kepemudaan terhadap para sukarelawan yang bertugas di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Pinjaman Tenda untuk Posko Darurat Relawan
Freddy menjelaskan, tenda lapangan yang diserahkan merupakan bantuan langsung dari Pengurus Nasional Karang Taruna. Tenda tersebut dapat digunakan untuk mendirikan posko darurat atau tempat istirahat relawan yang berjaga di lapangan.
“Tenda yang kami serahkan ini merupakan bantuan langsung dari Pengurus Nasional Karang Taruna. Ini bentuk nyata kepedulian kami terhadap dampak bencana asap di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Freddy usai penyerahan bantuan.
Dukungan Swasta dan Pemprov Kalteng
Aksi sosial ini turut didukung Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta sektor swasta yang peduli terhadap penanganan karhutla. Perusahaan air minum Cleo dan Hotel Best Western Palangka Raya ikut menyalurkan bantuan logistik untuk meringankan beban relawan.
Freddy menambahkan, Karang Taruna Kalteng berkomitmen terus menggalang bantuan dari donatur dan perusahaan demi memastikan para relawan memiliki perlengkapan dasar yang memadai. Menurutnya, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan relawan semata.
“Kami ingin memastikan para relawan memiliki perlengkapan dasar yang memadai. Ini adalah kerja bersama, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan relawan saja,” tegasnya.
767 Titik Panas dan Ribuan Kasus ISPA di Kalteng
Penyaluran bantuan ini berlangsung di tengah kondisi darurat kabut asap yang melanda Kalimantan Tengah. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 20 Agustus 2026 mencatat provinsi ini memiliki 767 titik panas—tertinggi di seluruh Pulau Kalimantan.
Dinas Kesehatan Kalteng mencatat 2.052 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang pekan 7–14 Agustus 2026. Angka ini menunjukkan dampak kesehatan yang nyata dirasakan warga akibat kabut asap yang menyelimuti sejumlah kabupaten dan kota.
Oksigen portabel yang disalurkan Karang Taruna diharapkan dapat menjadi pertolongan pertama bagi relawan atau warga yang mengalami gangguan pernapasan di lokasi kejadian.