Pencarian

PWI Kotim Bagikan Masker dan Makanan ke Petugas Damkar di Titik Karhutla Mentawa Baru Ketapang dan Baamang

Jumat, 28 Agustus 2026 • 15:03:31 WIB
PWI Kotim Bagikan Masker dan Makanan ke Petugas Damkar di Titik Karhutla Mentawa Baru Ketapang dan Baamang
PWI Kotim menyerahkan bantuan masker, makanan, dan suplemen kepada petugas pemadam kebakaran di titik karhutla Mentawa Baru Ketapang dan Baamang.

SAMPIT — Rombongan PWI Kotim menyusuri sejumlah lokasi kebakaran di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang dengan membawa bantuan dari anggota serta mitra kerja. Selain makanan dan susu, organisasi wartawan itu juga menyerahkan suplemen kesehatan untuk menjaga kondisi fisik petugas yang berjibaku memadamkan api di lahan gambut.

Ketua PWI Kotim, Siti Fauziah, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap mereka yang setiap hari berada di garis depan penanganan karhutla. Menurutnya, para wartawan kerap meliput langsung di lapangan sehingga paham betapa beratnya medan yang dihadapi petugas.

"Teman-teman wartawan sering berada di lapangan untuk melakukan peliputan sehingga mengetahui secara langsung beratnya tugas petugas pemadam maupun relawan. Karena itu kami ingin ikut ambil bagian membantu sesuai kemampuan yang ada," ujarnya.

Relawan MPA Soroti Pemadaman Lahan Gambut yang Butuh Waktu Lama

Di sela-sela kunjungan, rombongan PWI menemui koordinator relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), Adi Wahyudi, yang tengah melakukan pendinginan di kawasan Jalan Bumi Raya, Kelurahan Baamang Barat. Area gambut di kedua sisi jalan tersebut terbakar cukup luas dan membutuhkan penanganan berulang.

Adi menjelaskan, api di lahan gambut kerap masih menyala di bawah permukaan tanah meski bagian atas sudah tampak padam. Kondisi ini membuat proses pemadaman berlangsung lama dan menguras tenaga.

"Pemadaman harus dilakukan berulang kali agar air benar-benar meresap ke dalam lapisan gambut. Kalau tidak, api bisa muncul lagi dan meluas," jelasnya.

Pembagian Tugas Damkar dan Relawan Perlu Diperkuat

Adi menambahkan, kolaborasi antarinstansi menjadi kunci agar penanganan karhutla lebih efektif. Ia mengusulkan tim dari Damkar dan BPBD fokus menangani titik api baru, sementara relawan mengawal proses pendinginan hingga dipastikan tidak ada bara yang tersisa.

"Dengan pembagian tugas yang jelas, upaya pengendalian karhutla di Kotim diharapkan bisa mencegah kebakaran meluas ke permukiman warga," katanya.

Sementara itu, Fauziah mengatakan penyaluran bantuan serupa akan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan selama kondisi kebakaran masih terjadi. Ia berharap dukungan logistik sederhana ini bisa menambah energi petugas yang bekerja untuk kepentingan masyarakat banyak.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritasampit.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks