Pencarian

DPRD Kalteng Soroti Minimnya Personel Damkar di Kotim, Titik Api di Dalam Hutan Sulit Dijangkau

Senin, 10 Agustus 2026 • 23:16:31 WIB
DPRD Kalteng Soroti Minimnya Personel Damkar di Kotim, Titik Api di Dalam Hutan Sulit Dijangkau
Personel pemadam kebakaran hutan dan lahan berupaya memadamkan titik api di area rawan kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur.

PALANGKA RAYA — Keterbatasan personel pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi sorotan anggota DPRD Kalimantan Tengah. Sutik menilai jumlah petugas yang ada saat ini tidak sebanding dengan luasnya wilayah rawan kebakaran, sehingga penambahan personel dinilai mendesak untuk dilakukan.

“Perlu juga (penambahan personil), masih kurang,” ujarnya di Palangka Raya, Senin (10/8/2026).

Kendala Akses Air dan Medan Jadi Hambatan Utama

Sutik mengakui bahwa kerja keras petugas di lapangan sudah maksimal, bahkan kerap dilakukan hingga larut malam. Namun, efektivitas pemadaman sering kali terhambat oleh kondisi geografis yang sulit, terutama ketika titik api berada jauh di dalam hutan.

“Kalau di dalam (lahan) susah mencari air juga dan masuk juga (ke titik api) susah. Itu yang bikin masalah,” jelasnya.

Ia mengapresiasi kekompakan dinas terkait dan masyarakat yang selama ini bahu-membahu menanggulangi bencana. Menurutnya, semangat petugas yang memilih lembur demi memadamkan api patut diacungi jempol. “Saya lihat sendiri malam-malam masih memadamkan,” tambahnya.

Warga Diminta Aktif dan Jangan Bakar Lahan

Di sisi lain, Sutik mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Ia meminta warga turut aktif membantu proses pemadaman jika muncul titik api di sekitar permukiman.

“Masyarakat saya harapakan semua bisa membantu memadamkan api dan jangan sampai juga melakukan pembakaran lahan saat berkebun,” lanjutnya.

Imbauan ini dinilai penting mengingat kondisi lapangan saat ini sangat rawan terjadi kebakaran. Partisipasi aktif warga menjadi kunci utama sebelum bantuan petugas tiba di lokasi.

Penegakan Hukum Diminta Tanpa Pandang Bulu

Menanggapi praktik pembakaran lahan yang disengaja, Sutik menegaskan perlunya tindakan tegas. Ia meminta aparat penegak hukum menangkap pelaku pembakaran agar memberikan efek jera bagi pelaku lainnya.

“Ya harus ditangkap aja kalau sengaja membakar biar ada jeranya,” pungkasnya.

Desakan ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Kotim untuk segera merekrut personel baru sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengendalian karhutla. Selain itu, pengadaan peralatan pemadaman yang memadai juga dinilai perlu untuk menjangkau titik api di area terpencil.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritasampit.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks