JAKARTA — Gunawan Susanto resmi memegang kendali operasional Microsoft Indonesia di tengah percepatan adopsi kecerdasan artifisial di dalam negeri. Ia menggantikan Dharma Simorangkir dan langsung dihadapkan pada target ambisius: memperluas dampak investasi infrastruktur cloud senilai Rp 27,6 triliun yang diumumkan Microsoft pada 2024.
“Saya antusias bergabung dengan Microsoft Indonesia, ini adalah kesempatan bagi saya untuk belajar dan berkontribusi di garis depan era AI. Komitmen Microsoft terhadap inovasi dan pemberdayaan sangat sejalan dengan keyakinan bahwa teknologi dapat menjadi kekuatan besar bagi perubahan yang positif,” kata Gunawan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.
Jejak 20 Tahun di Industri Teknologi
Gunawan bukan nama baru di panggung teknologi Indonesia. Sebelum bergabung dengan Microsoft, ia pernah menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO di Amazon Web Services (AWS) maupun IBM Indonesia. Pengalaman lebih dari dua dekade itu dinilai menjadi modal utama untuk memimpin Microsoft di era kompetisi cloud dan AI yang semakin ketat.
Di luar peran korporasi, Gunawan juga aktif berinvestasi di sektor kesehatan melalui dana ekuitas privat dan menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Portofolio ini menunjukkan pemahamannya terhadap ekosistem bisnis Indonesia, dari infrastruktur telekomunikasi hingga layanan kesehatan.
Program Elevate: Lebih dari 2 Juta Peserta Tergarap
Salah satu pekerjaan rumah utama Gunawan adalah melanjutkan program Microsoft Elevate yang dirancang untuk membangun talenta AI berkelanjutan. Sejak diperkenalkan di Indonesia, program ini telah melibatkan lebih dari 2 juta orang, dan lebih dari 1,2 juta di antaranya telah memperoleh kredensial yang diakui Microsoft.
Program tersebut berjalan dengan menggandeng pemerintah, sektor enterprise, pengembang, dan komunitas usaha kecil untuk memperluas akses terhadap cloud dan AI. Targetnya, talenta digital Indonesia tak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta solusi berbasis AI.
Presiden Microsoft ASEAN: Waktunya Mengubah Ambisi Jadi Dampak Nyata
Presiden Microsoft ASEAN Mayank Wadhwa menekankan bahwa kehadiran Gunawan diharapkan memperkuat peran Microsoft dalam mendukung transformasi digital organisasi di Indonesia. “Dengan pengalaman dan pemahaman lokal yang dimiliki Gunawan, kami akan membantu organisasi-organisasi di Indonesia mengubah ambisi tersebut menjadi dampak nyata, sekaligus memajukan komitmen kami untuk memberdayakan setiap individu dan organisasi di negara ini,” ujar Mayank.
Investasi senilai Rp 27,6 triliun yang digelontorkan Microsoft dalam empat tahun terakhir menjadi fondasi utama. Dana tersebut digunakan untuk membangun pusat data regional dan infrastruktur AI yang diharapkan bisa melayani kebutuhan pasar Indonesia yang terus bertumbuh. Dengan kepemimpinan baru, Microsoft Indonesia kini memasuki fase eksekusi: memastikan infrastruktur raksasa itu benar-benar dimanfaatkan oleh perusahaan, pemerintah, dan talenta lokal.