PALANGKA RAYA — Euforia Piala Dunia mendorong AFK Palangka Raya menggelar turnamen futsal khusus pelajar putri. Ketua AFK Palangka Raya, Ahmad Hafiez Noorfaizin, mengatakan ajang ini menjadi wadah menyalurkan bakat sekaligus menjaga kebugaran melalui olahraga.
Tiga Kategori Dipertandingkan, Peserta dari 4 Daerah
AFK Mastery Cup mempertandingkan tiga kategori, yakni SMP sederajat, SMA sederajat, dan klub putri. Turnamen ini tidak hanya diikuti peserta dari Palangka Raya, tetapi juga sekolah dari Sampit, Pulang Pisau, dan Katingan.
“Partisipasi sekolah dari berbagai daerah menjadi hal yang sangat positif. Selain meningkatkan persaingan, ajang ini juga menjadi kesempatan bagi para pelatih dan pemain untuk melihat perkembangan kualitas futsal di masing-masing daerah,” ujar Hafiez, Selasa (16/6/2026).
VAR Pertama di Futsal Pelajar Kalteng
Terobosan baru diterapkan AFK Palangka Raya dengan menghadirkan Video Support atau VAR dalam pertandingan. Teknologi yang selama ini digunakan di Liga Pro Futsal Indonesia itu dinilai menjadi yang pertama pada turnamen futsal tingkat pelajar di Kalimantan.
“Bibit-bibit pemain futsal di Palangka Raya dan Kalimantan Tengah sangat potensial. Namun, mereka harus terus diasah melalui latihan dan kompetisi yang berkelanjutan,” kata Hafiez.
Penjaringan Atlet untuk Porprov 2026
Turnamen ini menjadi bagian dari proses seleksi pemain muda bertalenta yang berpeluang memperkuat tim futsal Kota Palangka Raya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026. Hafiez menambahkan, Kalteng kini mulai mendapat perhatian dalam seleksi tim nasional kelompok usia dini dan pelajar.
“Tujuannya tentu untuk menjaring bakat-bakat pelajar sekaligus meningkatkan kualitas permainan. Turnamen ini juga menjadi sarana melihat kesiapan pemain muda,” tegasnya.
Pembinaan Tak Hanya Pemain, Juga Pelatih dan Wasit
AFK Palangka Raya tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas pemain. Pengembangan pelatih, wasit, dan kualitas kompetisi secara keseluruhan juga menjadi perhatian melalui program pendidikan dan peningkatan lisensi.
“AFK Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia futsal, mulai dari pemain, pelatih, hingga wasit. Kini, kami juga menghadirkan inovasi dalam kompetisi melalui penggunaan Video Support atau VAR,” pungkas Hafiez.