KALIMANTAN TENGAH — Rencana ini diungkapkan Souto di Jakarta, Jumat (29/5/2026). Pelatih asal Spanyol itu menilai laga kontra tim Eropa menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas skuad Garuda agar bisa naik level di persaingan futsal dunia.
FFI Sudah Hubungi Tim Eropa, Tunggu Kepastian Jadwal
"Sebelumnya kami sudah menghubungi mereka (tim nasional dari Eropa). Mereka meminta kami menunggu," kata Souto di Jakarta, Jumat (29/5/2026).
Meski enggan memerinci negara mana yang menjadi lawan potensial, Souto memastikan Federasi Futsal Indonesia (FFI) terus berupaya merealisasikan pertandingan persahabatan tersebut. Komunikasi awal sudah berjalan, tetapi ada tantangan yang harus dihadapi.
Benturan Jadwal Kualifikasi Piala Dunia Jadi Kendala
Souto menjelaskan, kesulitan utama menghadirkan tim Eropa ke Indonesia terletak pada perbedaan sistem kalender kompetisi. Negara-negara Eropa saat ini tengah fokus menjalani kualifikasi Piala Dunia dengan format yang berbeda dengan Asia.
Di Asia, kata Souto, biasanya hanya ada satu turnamen kualifikasi yang kemudian berlanjut ke Kejuaraan Futsal Asia. Sementara di Eropa, tim nasional bertanding dalam format liga yang berisi empat, lima, atau enam tim, dan hanya dua tim terbaik yang lolos ke putaran berikutnya.
Menunggu Hasil Undian Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa
FFI saat ini masih menunggu hasil undian dan jadwal pasti kualifikasi Piala Dunia di zona Eropa. Langkah ini menjadi krusial agar komunikasi lebih lanjut bisa dilakukan tanpa mengganggu agenda resmi tim lawan.
"Setelah jadwal mereka pasti, kami akan kembali melakukan komunikasi," ujar Souto, dikutip Antara.
Jika terealisasi, laga uji coba melawan tim Eropa akan menjadi pengalaman berharga bagi Timnas Futsal Indonesia. Sejauh ini, skuad Garuda lebih sering menghadapi lawan-lawan dari Asia Tenggara dan Asia pada umumnya.