KALIMANTAN TENGAH — Venice, Italia – George Clooney tiba dengan perahu untuk menerima Golden Lion for Lifetime Achievement di Festival Film Venice, Rabu (28/8). Namun di balik kemeriahan upacara penghormatan tersebut, aktor 63 tahun ini justru menyampaikan sejumlah pernyataan mengejutkan soal masa depannya di industri film dan pandangannya tentang perubahan iklim.
Clooney mengaku tak akan lagi duduk di kursi sutradara dalam waktu dekat. Bukan karena kehilangan minat, melainkan karena tanggung jawabnya sebagai ayah dari anak kembar berusia sembilan tahun, Ella dan Alexander.
"Untuk bisa menghabiskan waktu bersama mereka, saya tidak bisa (menyutradarai). Kalau saya berakting, itu hanya tiga bulan dan saya bisa pergi-pulang. Tapi kalau menyutradarai, itu setahun penuh di satu lokasi tanpa bisa bolak-balik," jelasnya dalam konferensi pers di Lido.
Keputusan ini membuat Clooney kembali menikmati profesinya sebagai aktor. "Saya sekarang aktor karakter," candanya.
Proyek terakhir yang menyita waktunya adalah pementasan teater Good Night, and Good Luck di Broadway tahun lalu. Adaptasi panggung dari film garapannya tahun 2005 itu membuat keluarganya harus pindah sementara.
Dalam kesempatan yang sama, Clooney turut berkomentar tentang absennya studio-studio besar Hollywood dari festival film Eropa seperti Cannes, Berlin, dan Venesia. Menurutnya, tren ini sudah berlangsung lama, bahkan sejak era film Jaws pada 1970-an.
"Studio-studio kini membuat film yang makin jarang membutuhkan festival sebagai panggung peluncuran. Itu konsekuensi dari film-film mereka yang sangat mahal," ujarnya, merujuk pada industri yang kini didominasi properti intelektual, reboot, dan waralaba.
Clooney membandingkan dengan era ketika studio berani memproduksi film seperti Bonnie and Clyde dan All the President's Men. "Mereka sudah tidak banyak membuat film seperti itu lagi," tambahnya, mengingat kerja samanya dengan sutradara Steven Soderbergh lewat film Out of Sight (1998) yang pernah menjadi contoh model distribusi berbeda.
Di sela-sela obrolan ringan, bintang Ocean's Eleven ini juga melontarkan kritik tajam terhadap para pemimpin dunia yang menganggap perubahan iklim sebagai hoaks. "Sebagian besar kekuatan dunia memutuskan bahwa perubahan iklim itu hoaks dan sains itu tidak nyata," ujarnya.
Pengalaman pribadinya musim panas ini menjadi contoh nyata. "Kami berada di Como dan terjadi kebakaran di sana. Musim panas yang luar biasa kering dan panas, dan itu berbahaya," katanya.
Menariknya, Clooney tetap optimistis. Ia bahkan menanggapi para penentang isu lingkungan dengan logika sederhana: "Andai semua yang berkata perubahan iklim itu omong kosong benar, hal terburuk yang bisa terjadi dari membersihkan lingkungan adalah menciptakan jutaan lapangan kerja hijau baru dan membuat udara lebih layak hirup. Tidak ada argumen yang menentang itu."
Festival Film Venice sendiri akan berlangsung hingga 12 September 2024, menampilkan sejumlah film internasional yang dinantikan. Pernyataan Clooney ini menambah daftar panjang suara kritis industri hiburan global yang menyuarakan keprihatinan lingkungan di tengah musim penghargaan.