KALIMANTAN TENGAH — Apple melanjutkan siklus pengujian perangkat lunak musim gugur mereka dengan merilis public beta 2 untuk sejumlah sistem operasi utama. Versi ini menyusul perilisan developer beta 4 yang sudah lebih dulu hadir pada awal pekan ini. Dengan dirilisnya versi publik, pengguna biasa yang tidak memiliki akun developer kini bisa ikut mencicipi fitur-fitur terbaru sebelum peluncuran resmi.
Dibandingkan dengan public beta 1 yang dirilis sebelumnya, sejumlah perubahan dan penambahan fitur hadir di versi ini. Berikut daftar perubahan yang tercatat:
Apple biasanya merilis versi developer beta terlebih dahulu, lalu menyusul versi publik satu hingga dua hari setelahnya. Pola rilis bertahap ini sengaja dilakukan untuk memberikan jeda deteksi. Jika ditemukan masalah kritis pada developer beta, Apple masih punya waktu untuk menerapkan perbaikan sebelum versi publik diedarkan ke lebih banyak perangkat.
Bagi pengguna yang sudah menjalankan developer beta 4 dari Senin lalu, tidak ada perbedaan build dengan public beta 2 yang dirilis hari ini. Keduanya merupakan kode yang sama, hanya berbeda jalur distribusi.
Untuk mencoba public beta 2, pengguna harus mendaftar terlebih dahulu di situs beta.apple.com. Pendaftaran gratis dan memberikan akses ke versi pra-rilis dari pembaruan besar musim gugur ini. Setelah mendaftar dan mengikuti petunjuk di situs tersebut, pengguna bisa menginstal perangkat lunak baru melalui menu Software Update di dalam Pengaturan pada perangkat yang kompatibel.
Bagi pengguna di Indonesia yang tertarik mencoba versi beta, perlu diingat bahwa build ini masih dalam tahap pengembangan. Beberapa fitur mungkin belum stabil atau kompatibel penuh dengan aplikasi pihak ketiga. Disarankan untuk tidak menginstal beta di perangkat utama yang digunakan sehari-hari. Apple diperkirakan akan merilis versi stabil dari iPadOS 27, iOS 27, dan pembaruan lainnya pada September atau Oktober mendatang.
Apakah kamu menemukan fitur baru lain di public beta 2 ini? Bagikan pengalamanmu di kolom komentar.