PALANGKA RAYA — Antusiasme warga terlihat sejak sore hari. Mereka berdesakan di area panggung utama untuk menyaksikan aksi panggung Ghea Indrawari yang membawakan deretan lagu populernya. Kehadiran penyanyi asal Indonesia itu menjadi magnet utama yang menyedot animo masyarakat sekaligus menyemarakkan ajang pameran tahunan tersebut.
Bukan Sekadar Panggung Hiburan, Ada Dampak Ekonomi
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa peringatan hari jadi kali ini dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, event ini tidak sekadar menghadirkan panggung hiburan, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi para pelaku usaha.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi menyukseskan rangkaian kegiatan hari jadi ini. Agenda yang bergulir sejak Juni hingga Juli 2026 sangat beragam, mulai dari aksi sosial, olahraga, ekonomi kreatif, pelayanan publik, hingga pemberdayaan UMKM," ujar Fairid dalam sambutannya.
Rangkaian Acara Berlangsung Lima Hari
Palangka Raya Fair 2026 mengusung tema Creative City, Collective Energy. Gelaran ini berlangsung selama lima hari, mulai 17 hingga 21 Juli 2026. Di lokasi, masyarakat dapat mengunjungi berbagai stan yang menawarkan produk UMKM, hasil ekonomi kreatif, layanan publik terpadu, hingga aneka kuliner lokal.
Pemkot Palangka Raya optimistis perputaran ekonomi masyarakat akan tumbuh signifikan seiring dengan tingginya mobilitas dan kunjungan warga ke berbagai titik kegiatan selama perayaan. Ajang ini diharapkan menjadi sarana promosi strategis bagi produk unggulan daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan warga.