Bupati Barito Utara Shalahuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah membangun aparatur sipil negara yang sehat, produktif, profesional, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Komitmen itu disampaikan saat membuka acara Deteksi Dini dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika melalui Tes Urine bagi ASN lingkup Pemkab Barito Utara di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Kamis.
MUARA TEWEH — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar tes urine bagi aparatur sipil negara lingkup pemkab setempat sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Bupati Shalahuddin menyebut kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan, melainkan bagian dari upaya pencegahan, perlindungan, dan pembinaan terhadap ASN.
Menurut Shalahuddin, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan persoalan serius yang dapat merusak kehidupan individu, keluarga, dan lingkungan kerja. Dampaknya juga menyasar kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
ASN Dituntut Jadi Teladan, Bukan Hanya Kompeten
Bupati menekankan ASN memiliki tanggung jawab lebih besar dibanding masyarakat umum. Selain dituntut kompeten dan profesional, ASN harus mampu menjadi teladan dalam perilaku, disiplin, integritas, dan kepatuhan terhadap aturan.
"Sebagai aparatur pemerintah, kita memiliki tanggung jawab yang lebih besar. ASN bukan hanya dituntut memiliki kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam perilaku, disiplin, integritas dan kepatuhan terhadap aturan," kata Shalahuddin di Muara Teweh, Kamis.
Ia berharap seluruh ASN mengikuti tes urine dengan penuh kesadaran, keterbukaan, dan rasa tanggung jawab. Tujuannya membangun pemerintahan yang kuat bukan hanya dari sisi program dan kinerja, tetapi juga dari karakter dan integritas aparatur.
Pesan Tegas Bupati: Jangan Pernah Coba, Jangan Beri Ruang
Shalahuddin menegaskan seluruh ASN harus memiliki komitmen kuat menjauhi narkotika dan segala bentuk penyalahgunaannya. Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah menciptakan lingkungan kerja yang sehat, terbuka, dan kondusif.
"Jangan pernah mencoba, jangan pernah terlibat dan jangan pernah memberikan ruang bagi peredaran narkotika di lingkungan kita," tegasnya.
Bupati mengajak seluruh ASN menjadi bagian dari gerakan bersama mencegah penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, upaya tersebut bukan hanya tugas BNN, kepolisian, pemerintah daerah, atau aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh elemen.
"Pencegahan bukan hanya tugas BNN, kepolisian, pemerintah daerah atau aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua," katanya.
Kualitas Pelayanan Publik Bergantung pada ASN yang Sehat
Shalahuddin menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan tata kelola pemerintahan yang lebih baik membutuhkan dukungan ASN yang sehat, profesional, disiplin, dan berintegritas. Tes urine di Gedung Balai Antang menjadi penanda komitmen bersama menjaga diri, keluarga, institusi, dan masa depan Kabupaten Barito Utara.
"Mari kita jadikan kegiatan hari ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga diri, menjaga keluarga, menjaga institusi dan menjaga masa depan Kabupaten Barito Utara," demikian Shalahuddin.