Pencarian

Bantuan Presiden untuk Karhutla Kalteng Tiba: 500 Pompa Air hingga Drone Dikirim ke Satgas

Senin, 24 Agustus 2026 • 15:58:31 WIB
Bantuan Presiden untuk Karhutla Kalteng Tiba: 500 Pompa Air hingga Drone Dikirim ke Satgas
Personel TNI AU menurunkan 500 unit pompa air dari pesawat A400M Atlas di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026).

Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai, Kalimantan Tengah, menerima gelombang bantuan peralatan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam wilayah tersebut. Bantuan tahap awal berupa 149 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 100 unit tangki air telah didistribusikan ke sejumlah kabupaten/kota sejak awal Juli 2026.

PALANGKA RAYA — Dukungan logistik untuk memerangi karhutla di Kalimantan Tengah terus mengalir dari pemerintah pusat. Setelah kunjungan langsung Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (22/8/2026), dua pesawat TNI Angkatan Udara mendarat di Palangka Raya keesokan harinya membawa peralatan vital bagi satuan tugas di lapangan.

Pesawat A400M Atlas tiba sekitar pukul 10.15 WIB mengangkut 500 unit pompa air beserta perlengkapannya. Selain itu, pesawat yang sama juga membawa sejumlah alat berat serta tambahan alat kesehatan berupa masker dan alat pelindung diri (APD) untuk personel yang bertugas di titik rawan kebakaran.

"Pompa air ini sebanyak 500 unit beserta seluruh perlengkapannya, kemudian beberapa alat berat dan tambahan alat kesehatan meliputi masker dan alat pelindung diri," kata Asisten Logistik (Aslog) Kodam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Czi Aji Sujowo, Senin.

Gelombang Kedua: Hercules C-130 Bawa Drone dan Chainsaw

Bantuan tidak berhenti di situ. Pada malam harinya, sekitar pukul 19.05 WIB, pesawat Hercules C-130 mendarat membawa 78 koli masker serta peralatan pendukung lainnya. Rinciannya mencakup drone untuk pemantauan udara, chainsaw, gas mask, dan senter kepala waterproof yang dibutuhkan tim saat beroperasi di area yang sulit dijangkau.

Kolonel Aji menjelaskan, bantuan lanjutan masih akan dikirim melalui jalur udara dari Halim Perdanakusuma. Rencananya, akan menyusul 500 unit flexible water tank berkapasitas 1.000 liter dan 500 unit lagi berkapasitas 2.000 liter.

"Flexible water tank ini tentunya akan sangat mendukung kecepatan penanganan karhutla di lapangan, mendekatkan sumber air ke sumber api sehingga anggota satgas lebih mudah untuk bisa menangani kebakaran dengan lebih cepat dan efektif," ungkapnya.

Mengapa Bantuan Ini Krusial untuk Kalteng?

Kalimantan Tengah menjadi salah satu wilayah yang paling rentan terhadap karhutla saat musim kemarau. Informasi mengenai fenomena El Nino yang melanda Indonesia, khususnya Kalteng, sudah diterima sejak awal Juli 2026. Antisipasi pun dilakukan lebih dini dengan pendistribusian kendaraan pemadam ke daerah-daerah yang memiliki potensi luasan karhutla cukup tinggi.

Kedatangan Presiden Prabowo pada akhir pekan lalu menjadi titik balik percepatan distribusi bantuan. Hanya satu hari setelah peninjauan langsung ke lokasi, instruksi pengerahan logistik langsung dieksekusi oleh TNI AU.

"Satu hari setelah Bapak Presiden kembali dari Kalimantan Tengah, alhamdulillah langsung diberikan bantuan oleh beliau," ucap Aji menegaskan komitmen pusat dalam menangani bencana asap di provinsi ini.

Sinergi TNI-Polri-Pemda dan Peran Masyarakat

Dukungan peralatan ini diharapkan memperkuat seluruh unsur yang terlibat, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga komunitas masyarakat. Dengan peralatan yang semakin memadai, target pengendalian kebakaran diyakini bisa lebih cepat tercapai.

Di tengah upaya pemadaman, Kodam XXII/Tambun Bungai juga mengajak warga untuk aktif melakukan tindakan preventif. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar menjadi kunci utama agar karhutla tidak terulang.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa melakukan tindakan preventif terhadap karhutla ini supaya tidak terulang dan bisa menjaga kondusifitas serta kehidupan yang normal di Kalimantan Tengah sehari-hari," kata Aji.

Ia menambahkan, harapan dari semua pihak adalah agar karhutla dapat diatasi secara efektif dalam waktu cepat sehingga aktivitas warga tidak terganggu oleh kabut asap. "Harapannya dalam waktu cepat karhutla ini bisa kita atasi dengan efektif," demikian Aji.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks