KALIMANTAN TENGAH — Film Mojoku Hilang! menandai debut Adipati Dolken di layar lebar Malaysia. Dalam produksi yang berlatar di negeri jiran itu, aktor 35 tahun tersebut tidak hanya beradu peran dengan manusia, tetapi juga harus dekat dengan Mojo, sapi yang menjadi tokoh sentral cerita.
Adipati menceritakan proses membangun kedekatan dengan Mojo membutuhkan kesabaran ekstra. Setiap pagi, ia harus bangun lebih awal untuk memandikan dan memberi makan sapi tersebut. Ia bahkan mengaku kerap mengajak Mojo mengobrol, meski responsnya sepihak.
"Membangun chemistry sama Mojo memang lumayan ada prosesnya. Setiap hari kami bangun pagi untuk memandikan dia, memberikan makan, dan ngobrol, walaupun sebenarnya aku yang ngobrol sendiri karena dia cuma diam," ujar Adipati dalam sesi tanya jawab press screening di CGV fX Sudirman, Jakarta, Senin (24/8/2026).
Perawatan harian itu bukan tanpa tantangan. Mojo memiliki mood yang kadang sulit ditebak, terutama saat menolak makan.
"Kalau dia enggak mau makan, kami pancing-pancing supaya dia mau makan dan bergerak. Kalau tetap enggak mau, ya sudah, kami duduk saja dulu menunggu dia mau makan lagi. Memang lumayan sulit, tapi itu prosesnya dan kami menikmati itu," tuturnya.
Selain beradaptasi dengan lawan mainnya yang berkaki empat, Adipati juga menghadapi tantangan berbahasa. Untuk casting perdananya di industri film Malaysia, ia harus meyakinkan sutradara lewat rekaman video yang dikirim berulang kali.
"Aku sampai bikin 20 kali video untuk casting karena aku merasa enggak bagus-bagus. Jadi kayak masih kurang, masih kurang, masih kurang. Aku juga membalas tawaran mereka lumayan lama karena enggak yakin bisa. Tapi akhirnya aku kirim 20 video dan diterima," ungkap Adipati.
Keraguan itu sempat berlanjut hingga tahap reading. Namun, dukungan para pemain lain membuatnya percaya diri. "Waktu reading, mereka sempat kecewa karena ternyata aku enggak bisa bahasa Melayu. Tapi mereka sabar sampai akhirnya aku dibantuin sama semuanya. Mimi dan pemain-pemain yang lain juga banyak membantu," katanya.
Mojoku Hilang! menjadi film pertama Adipati Dolken yang menggunakan bahasa Malaysia secara penuh. Min Lim selaku sutradara menyatakan film ini digarap dengan sepenuh hati, mengangkat kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.
Bagi Adipati, proyek ini menjadi pengalaman berharga yang memperluas wawasan kariernya di kancah regional. Setelah resmi tayang di Indonesia pada 28 Agustus, ia berharap penonton Tanah Air bisa menikmati dinamika cerita yang ia bawakan bersama Mojo.