KALIMANTAN TENGAH — Keputusan ini mengakhiri masa bakti Cklamovski yang baru berjalan sekitar enam bulan. Pelatih asal Australia itu ditunjuk pada 16 Desember 2024 untuk menggantikan Pau Marti yang menjadi caretaker setelah kepergian Kim Pan-gon.
Sanksi FIFA yang Mengubah Peta Kekuatan
Mandat utama Cklamovski adalah membawa Malaysia lolos ke putaran final Piala Asia 2027. Namun, polemik program naturalisasi yang berujung pada sanksi FIFA mengganggu seluruh rencana tersebut.
Sebelum sanksi dijatuhkan, catatan Cklamovski bersama Harimau Malaya terbilang impresif. Ia mempersembahkan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang, serta mendongkrak peringkat FIFA Malaysia. Sanksi itu menjadi titik balik yang memaksa FAM mengambil langkah tegas.
Bojan Hodak: Bukan Wajah Baru di Sepak Bola Malaysia
Nama Bojan Hodak bukan sekadar spekulasi. Pelatih asal Kroasia itu memiliki rekam jejak panjang di Negeri Jiran, jauh sebelum sukses membawa Persib Bandung juara Liga 1 Indonesia.
Bojan pernah menangani Kelantan FA (2012-2013), Johor Darul Ta'zim (2014-2015), dan Kuala Lumpur City (2021-2023). Ia juga pernah memegang kendali Timnas Malaysia U-19 dan mempersembahkan trofi Piala AFF U-19.
Saat ini, Bojan tidak menangani tim secara langsung setelah berpisah dengan Persib. Ia menjabat sebagai Shareholder Group Technical Advisor, status yang membuatnya bebas merapat ke FAM.
Rekam Jejak Trofi yang Bisa Jadi Pertimbangan
Jika melihat deretan prestasi, Bojan adalah salah satu pelatih paling disegani di Asia Tenggara. Selama kariernya di Malaysia, ia mengoleksi dua gelar Liga Malaysia, dua Piala FA Malaysia, satu Piala Super Malaysia, dan dua Piala Malaysia.
Di Indonesia, namanya melekat berkat gelar juara Liga 1 bersama Persib Bandung. Basis suporter Persib, Bobotoh, memberikan apresiasi tinggi padanya. Prestasi itu membuat namanya kembali diperhitungkan untuk menangani tim senior Harimau Malaya.
FAM hingga kini belum memberikan pernyataan resmi soal pengganti. Namun, spekulasi soal Bojan Hodak semakin menguat mengingat kedekatannya dengan ekosistem sepak bola Malaysia dan statusnya yang sedang menganggur.