Imunisasi Polio Anak Jangan Ditunda, Ini Pesan Penting untuk Orang Tua

Penulis: Qodri Anwar  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:24:01 WIB
Vaksin polio tersedia di banyak fasilitas kesehatan untuk mencegah kelumpuhan permanen pada anak.

KALIMANTAN TENGAH — Vaksin polio tersedia di banyak fasilitas kesehatan, tetapi masih ada anak yang belum mendapatkannya. Simak alasan orang tua tidak perlu menunda imunisasi polio dan bagaimana pemerintah kota mendukung aksesnya.

Imunisasi polio menjadi salah satu langkah paling sederhana untuk mencegah penyakit yang bisa menyebabkan kelumpuhan permanen. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, butuh kesadaran orang tua di rumah.

Kenapa Imunisasi Polio Tidak Boleh Ditunda

Polio adalah penyakit menular yang menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan pada anak. Pencegahannya hanya lewat imunisasi lengkap sesuai jadwal.

Agustina menegaskan bahwa vaksin polio sudah tersedia luas. "Para orang tua yang anaknya belum vaksin polio harus segera membawa anaknya, karena vaksin tersedia di banyak tempat," ujarnya.

Menunda imunisasi berarti membiarkan anak terbuka pada risiko yang sebenarnya bisa dicegah. Semakin cepat vaksin diberikan, semakin cepat pula perlindungan terbentuk.

Peran Orang Tua, Bukan Hanya Pemerintah

Melindungi anak dari polio tidak cukup mengandalkan program pemerintah. Kesadaran masyarakat dan partisipasi orang tua jadi kunci keberhasilan imunisasi.

"Pemerintah Kota kalau sendirian tidak bisa," kata Agustina. Ia pun mengapresiasi dukungan Rotary yang membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dan menggencarkan vaksinasi polio.

Kolaborasi semacam ini diharapkan terus berjalan agar semakin banyak anak mendapat perlindungan melalui imunisasi.

Dukungan Pemerintah Kota untuk Akses Kesehatan

Pemerintah Kota Semarang menanggung iuran jaminan kesehatan bagi 180.000 warga. Langkah ini memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, termasuk imunisasi.

"Kalau periksa sakit dan lain sebagainya, yang penting KTP-nya Semarang," ujar Agustina.

Kota Semarang juga meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori madya pada 2026. Capaian itu disebut menjadi penyemangat bagi tenaga kesehatan, termasuk perawat, bidan, dan dokter, untuk terus melayani masyarakat.

Kapan Harus ke Dokter atau Fasilitas Kesehatan

Bila anak belum mendapat vaksin polio sesuai jadwal, segera konsultasikan ke puskesmas atau dokter anak terdekat. Bawa buku KIA atau catatan imunisasi agar petugas bisa mengecek kelengkapan vaksin.

Pantau juga kondisi anak setelah imunisasi. Demam ringan atau kemerahan di lokasi suntikan umumnya normal, tetapi hubungi tenaga kesehatan jika muncul reaksi yang mengkhawatirkan.

Imunisasi polio adalah hak anak dan tanggung jawab bersama. Pastikan jadwal vaksin si kecil tidak terlewat, dan manfaatkan fasilitas kesehatan yang sudah disediakan pemerintah di sekitar rumah.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: suarabaru.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top